Truk Semen Diduga Rem Blong Hantam Ruko di Bener Meriah, Satu Korban Meninggal Dunia

Truk semen terjungkal di Timang Gajah, Bener Meriah, Rabu, 11 Juni 2026. Satu warga dilaporkan meninggal dunia dalam peristiwa tersebut. (Foto: Tangkapan layar video yang beredar di media sosial)

PORTALNUSA.com | BENER MERIAH – Kecelakaan maut terjadi di Jalan Nasional Bireuen–Takengon, tepatnya di Dusun Pasar, Desa Timang Gajah, Kecamatan Gajah Putih, Kabupaten Bener Meriah, Rabu, 11 Juni 2026 pagi. Sebuah truk fuso pengangkut semen mengalami rem blong dan menabrak deretan ruko yang menyebabkan satu warga meninggal dunia.

Peristiwa terjadi sekitar pukul 06.30 WIB. Truk fuso bernomor polisi BL 8560 ZK yang dikemudikan Agus Cahyono diketahui melaju dari Bireuen menuju Takengon dengan membawa muatan penuh semen.

Berdasarkan informasi yang beredar, saat tiba di kawasan Desa Timang Gajah, sopir diduga kehilangan kendali setelah sistem rem kendaraan tidak berfungsi dengan baik. Truk kemudian oleng ke kiri dan masuk ke parit di pinggir jalan.

Benturan keras menyebabkan badan truk terjungkal dan muatan semen berhamburan hingga menghantam tiga unit ruko di tepi jalan. Sejumlah warga yang berada di sekitar lokasi berupaya memberikan pertolongan sebelum petugas tiba.

Akibat kejadian tersebut, seorang warga bernama Suarni (62) dilaporkan meninggal dunia di lokasi. Sementara sopir truk mengalami luka berat dan langsung mendapatkan penanganan medis sebelum dirujuk ke fasilitas kesehatan terdekat.

Petugas dari Pos Polisi Gajah Putih, Babinsa Desa Timang Gajah Kopda Benny Sutopo, serta tim medis dari Puskesmas Ronga-Ronga segera mendatangi lokasi untuk melakukan evakuasi korban dan mengamankan area kecelakaan.

Jenazah korban dibawa ke Puskesmas Ronga-Ronga, sementara petugas melakukan pendataan dan penyelidikan lebih lanjut terkait penyebab pasti kecelakaan.

Selain menelan korban jiwa, insiden tersebut juga mengakibatkan kerugian material. Truk fuso mengalami kerusakan berat, sedangkan tiga unit ruko di sekitar lokasi mengalami kerusakan ringan hingga sedang akibat tertimpa material dan hantaman muatan semen.

Pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab kecelakaan serta menghitung total kerugian yang ditimbulkan.[]