Illiza Saaduddin Djamal Sampaikan Duka atas Wafatnya Mantan Gubernur Aceh Zaini Abdullah
PORTALNUSA.com|BANDA ACEH – Wali Kota Banda Aceh, Illiza Sa’aduddin Djamal, menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas wafatnya mantan Gubernur Aceh, dr. Zaini Abdullah atau yang akrab disapa Abu Doto, pada Sabtu, 13 Juni 2026.
Menurut Illiza, kepergian Abu Doto menjadi kehilangan besar bagi masyarakat Aceh. Almarhum dikenal sebagai sosok pemimpin yang memiliki perhatian besar terhadap pembangunan daerah serta kesejahteraan rakyat selama masa pengabdiannya menjadi pemimpin di Aceh.
“Innalillahi wa inna ilaihi raji’un. Hari ini Aceh kehilangan salah satu tokoh terbaiknya. Abu Doto adalah sosok yang telah memberikan begitu banyak kontribusi bagi daerah serta masyarakat Aceh,” ungkap Illiza dalam keterangannya.
Illiza mengajak seluruh masyarakat Aceh untuk bersama-sama mendoakan almarhum agar mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT serta diampuni segala dosa dan kesalahan.
“Semoga Allah SWT menerima seluruh amal ibadah beliau, mengampuni segala khilafnya, dan menempatkannya di tempat yang mulia. Kita doakan beliau berpulang dalam keadaan husnul khatimah,” ujarnya.
Illiza juga mengenang berbagai pengabdian yang telah diberikan Abu Doto selama menjadi pemimpin Aceh. Menurutnya, sejumlah program pembangunan dan perhatian terhadap masyarakat menjadi warisan yang akan terus dikenang.
Ia menegaskan, semangat pengabdian dan cita-cita yang telah diperjuangkan almarhum harus terus dilanjutkan demi kemajuan Aceh di masa depan.
“Banyak amanah dan harapan yang telah beliau titipkan untuk Aceh. Insya Allah, semangat perjuangan beliau akan terus menjadi inspirasi dalam membangun Aceh yang lebih baik,” ujar Illiza.
Kepada keluarga yang ditinggalkan, Illiza turut menyampaikan belasungkawa dan berharap diberikan ketabahan serta kekuatan dalam menghadapi musibah tersebut.
Selain itu, ia juga mengajak masyarakat untuk memaafkan segala kekhilafan almarhum semasa hidupnya sebagai bentuk penghormatan terakhir kepada sosok yang telah banyak mengabdikan diri bagi Aceh.
“Selamat jalan Abu Doto. Jasa, pengabdian, dan kebaikan yang telah diberikan untuk Aceh akan selalu dikenang,” tutup Illiza.[]








