Sepekan Jelang Ditutup, 449 Mahasiswa Daftar Beasiswa Tugas Akhir Pemkab Pidie
PORTALNUSA.com | PIDIE – Program bantuan beasiswa tugas akhir yang digagas Pemerintah Kabupaten Pidie melalui Majelis Pendidikan Daerah (MPD) mendapat antusiasme dari kalangan mahasiswa. Hingga sepekan jelang penutupan pendaftaran, tercatat sebanyak 449 mahasiswa telah mengajukan berkas permohonan.
Kepala MPD Pidie, Bukhari, M.Pd, mengatakan hingga Selasa, 23 Juni 2026, pihaknya telah menerima ratusan pendaftar dari berbagai jenjang pendidikan, mulai dari Diploma 4 (D4), Strata Satu (S1), hingga Strata Dua (S2).
“Terhitung sejak dibuka hingga 23 Juni 2026, sekretariat MPD telah menerima sebanyak 449 pelamar beasiswa tugas akhir dari berbagai perguruan tinggi negeri maupun swasta,” ungkap Bukhari.
Program beasiswa bantuan tugas akhir ini merupakan bagian dari komitmen Pemkab Pidie meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui dukungan pendidikan bagi mahasiswa yang sedang menyelesaikan studi.
Untuk mendukung program tersebut, Pemkab Pidie telah mengalokasikan anggaran Rp.1 miliar melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Kabupaten (APBK) tahun 2026.
Pendaftaran beasiswa dibuka sejak 2 Juni hingga 30 Juni 2026. MPD Pidie mengimbau mahasiswa asal Pidie yang memenuhi persyaratan agar segera memanfaatkan kesempatan sebelum batas waktu berakhir.
Para mahasiswa yang telah mendaftar berasal dari sejumlah perguruan tinggi, di antaranya PTI Al Hilal Sigli, Universitas Jabal Ghafur (Unigha), Universitas Syiah Kuala (USK), UIN Ar-Raniry, Unisai, Al Muslim, Unmuha, Serambi Mekkah, Abulyatama, UBBG, Poltekkes Aceh, hingga Stikes Medica Nurul Sigli.
Bukhari menambahkan, setelah masa pendaftaran berakhir, tim MPD Pidie akan melakukan proses verifikasi terhadap seluruh dokumen pengajuan mahasiswa pada pertengahan Juli 2026 dengan melibatkan pihak kampus terkait.
“Seluruh berkas akan diverifikasi untuk memastikan kelengkapan dan kesesuaian persyaratan sebelum proses selanjutnya,” katanya.
Pemkab Pidie berharap program tersebut tersebut membantu mahasiswa dalam menyelesaikan pendidikan sekaligus menjadi investasi jangka panjang dalam mencetak sumber daya manusia yang berkualitas. []








