Kemarau Panjang Ancam Puluhan Hektare Sawah di Aceh Jaya
PORTALNUSA com | ACEH JAYA – Kemarau berkepanjangan mulai mengancam lahan pertanian di Kabupaten Aceh Jaya. Sedikitnya 10 hektare sawah di Kecamatan Panga mengalami kekeringan akibat minimnya pasokan air, sementara pompa air yang selama ini menjadi penopang irigasi petani dilaporkan rusak.
Pantauan di kawasan pertanian Lueng Lhok, Gampong Tuwi Kareung, Jumat, 31 Juli 2026, menunjukkan sejumlah petak sawah mulai mengering. Tanah tampak retak-retak dan tanaman padi muda mengalami stres akibat kekurangan air.
Para petani selama ini mengandalkan curah hujan dan bantuan pompa air untuk mengairi lahan karena kawasan tersebut belum memiliki jaringan irigasi yang memadai. Namun kerusakan pompa membuat suplai air terhenti di tengah musim kemarau yang masih berlangsung.
“Kalau air tidak segera tersedia, tanaman bisa mati atau hasil panennya menurun,” kata Nek Romlah, salah seorang petani di lokasi.
Menurut warga, persoalan kekeringan bukan pertama kali terjadi. Hampir setiap musim kemarau, petani di kawasan itu menghadapi risiko serupa karena sebagian besar lahan masih bergantung pada sistem tadah hujan.
Kondisi tersebut memicu kekhawatiran akan menurunnya produksi padi jika pasokan air tidak segera dipulihkan. Selain memperbaiki pompa yang rusak, petani juga berharap pemerintah dapat mempercepat pembangunan jaringan irigasi permanen untuk mengurangi ketergantungan terhadap curah hujan.
Bagi masyarakat setempat, keberadaan sistem pengairan yang memadai dinilai menjadi kunci untuk menjaga produktivitas pertanian sekaligus mengurangi risiko gagal panen saat musim kemarau berlangsung lebih lama dari biasanya. []








