Prof. Mujiburrahman Terpilih Pimpin ICMI Aceh, Raih 13 Suara
PORTALNUSA.com | BANDA ACEH – Prof. Dr. Mujiburrahman, M.Ag., terpilih sebagai Ketua Umum Organisasi Wilayah Ikatan Cendekiawan Muslim Se-Indonesia (Orwil ICMI) Aceh periode 2026 – 2031 setelah memenangkan pemilihan dalam Musyawarah Wilayah (Muswil) ICMI Aceh yang berlangsung di Hotel Azana Oasis Banda Aceh, Sabtu, 12 September 2026.
Mujiburrahman memperoleh 13 dari 24 suara sah, mengungguli Prof. Dr. dr. Rajuddin, Sp.OG.K.Fer., yang meraih 11 suara pada putaran final.
Hasil tersebut ditetapkan setelah proses pemilihan berlangsung melalui mekanisme persidangan yang dipimpin Majelis Sidang. Majelis tersebut diketuai Prof. Dr. Apridar, S.E., M.M., dengan anggota Dr. Khairan, S.Pd., M.Si. dan Dr. Safwan, S.Pd.I., M.Ag.
Sebelum memasuki putaran final, Muswil melakukan penjaringan bakal calon ketua umum. Tiga nama memperoleh dukungan peserta, yakni Mujiburrahman dengan 11 suara, Rajuddin 9 suara, dan Dr. H. Taqwaddin, S.H., S.E., M.S. dengan 4 suara.
Sesuai ketentuan Muswil, bakal calon harus memperoleh sedikitnya enam suara untuk dapat melanjutkan ke tahap pemilihan. Dengan demikian, Mujiburrahman dan Rajuddin maju sebagai dua calon dalam putaran final.
Dalam pidato setelah terpilih, Mujiburrahman mengatakan ICMI Aceh harus memperkuat perannya sebagai organisasi yang mampu menawarkan gagasan bagi pembangunan daerah.
βICMI adalah rumah bersama. ICMI harus hadir memberikan gagasan dan ide cemerlang agar dilirik hingga level pemerintah pusat,β ujar Mujiburrahman.
Ia juga menegaskan pentingnya membangun hubungan strategis dengan pemerintah daerah, mulai dari tingkat provinsi hingga kabupaten dan kota.
βTugas kita ke depan adalah meyakinkan Gubernur, Bupati, dan Wali Kota di Aceh bahwa ICMI adalah mitra strategis dalam pembangunan daerah,β ungkap Mujiburrahman.
Target Lima Tahun
Mujiburrahman menyebut pembangunan kantor permanen Orwil ICMI Aceh menjadi salah satu agenda yang akan didorong dalam kepengurusan baru. Kantor tersebut direncanakan dibangun di atas lahan yang telah dimiliki organisasi.
Selain pembangunan infrastruktur organisasi, tim formatur akan segera menyusun struktur kepengurusan Orwil ICMI Aceh periode 2026β2031 hingga proses pelantikan.
Kepengurusan baru juga akan menyusun program kerja untuk lima tahun ke depan dengan fokus pada isu keumatan dan pembangunan Aceh.
Hasil Muswil tersebut sekaligus membuka periode baru bagi ICMI Aceh di bawah kepemimpinan Mujiburrahman untuk memperkuat konsolidasi internal dan meningkatkan kontribusi organisasi dalam pembangunan daerah. []











