Hama Ulat Serang Tanaman Bawang di Pidie, Petani Keluhkan Berbagai Upaya Pengendalian Gagal
PORTALNUSA.com | PIDIE – Tanaman bawang milik ribuan petani di Kemukiman Gampong Lhang, Kecamatan Pidie, Kabupaten Pidie, diserang hama ulat dalam sebulan terakhir.
Serangan semakin parah dalam dua pekan terakhir. Hama menyerang bagian daun tanaman bawang yang sebagian besar telah memasuki usia 40 hingga 50 hari atau mendekati masa panen.
Petani mengaku berbagai upaya pengendalian telah dilakukan, termasuk penyemprotan pestisida. Namun, serangan hama tetap berlanjut.
“Berbagai upaya penyemprotan menggunakan obat semprot yang harganya mahal tetap saja gagal,” ujar Bukhari bersama M Yasin, petani setempat, kepada Portalnusa.com, Selasa, 22 September 2026.
Menurut Bukhari, kondisi ini membuat sebagian petani terpaksa mempercepat panen meski umur tanaman belum mencapai waktu yang seharusnya.
“Daun bawang nyaris habis, dimakan hama ulat. Karena itu ada petani yang memilih panen lebih awal,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (Distanpang) Pidie, Hasballah, SP, MM, didampingi tenaga Pengendali Organisme Pengganggu Tumbuhan (POPT) dan Pengamat Hama Penyakit (PHP), Ir. Hijriah, mengatakan serangan hama secara masif dipengaruhi sejumlah faktor.
Menurutnya, perubahan waktu tanam serta kondisi peralihan musim dari kemarau menuju penghujan turut memicu peningkatan populasi hama, termasuk ulat grayak (Spodoptera exigua) yang menyerang tanaman bawang.
“Secara umum, serangan meningkat karena masa peralihan dari musim kemarau ke musim hujan. Kondisi ini dapat memicu perkembangan hama ulat lebih cepat,” kata Hasballah.
Ia menjelaskan, perubahan kondisi lingkungan dan ketersediaan daun muda dapat menjadi faktor pendukung perkembangan populasi hama.
Distanpang Pidie bersama petugas lapangan terus melakukan pemantauan terhadap perkembangan serangan guna mengetahui tingkat kerusakan dan langkah pengendalian yang diperlukan.
Serangan hama tersebut menjadi perhatian petani karena terjadi ketika sebagian tanaman sudah mendekati masa panen, sehingga berpotensi memengaruhi hasil produksi bawang mereka. []











