Temui Menteri Agama, Sarjani Perjuangkan Penegerian PTI Al-Hilal Sigli Menjadi IAIN

Bupati Pidie, H. Sarjani Abdullah SH, MH bersama unsur Forkopimda serta Yayasan PTI Al-Hilal melakukan audiensi secara langsung dengan Menteri Agama RI, Prof. Dr. KH. Nazaruddin Umar, MA di ruang kerja Kemenag RI, Senin petang, 19 Oktober 2026. (Foto Humas Setdakab Pidie/Kolase: Portalnusa.com)

PORTALNUSA.com | PIDIE – Bupati Pidie, H. Sarjani Abdullah, menegaskan komitmennya memperjuangkan penegerian Perguruan Tinggi Islam (PTI) Al-Hilal Sigli menjadi Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Al-Hilal Sigli. Upaya tersebut ditandai dengan audiensi bersama Menteri Agama Republik Indonesia, Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, M.A., di Jakarta, Senin, 19 Oktober 2026.

Bupati Pidie, H. Sarjani Abdullah SH, MH bersama unsur Forkopimda serta Yayasan PTI Al-Hilal melakukan audiensi secara langsung dengan Menteri Agama RI, Prof. Dr. KH. Nazaruddin Umar, MA

Dalam pertemuan tersebut, Sarjani bersama Ketua DPRK Pidie Anwar Sastra Putra, S.H., Sekretaris Daerah Pidie Drs. Samsul Azhar, M.Si., unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta perwakilan Yayasan Al-Hilal menyampaikan proposal alih bentuk dan alih status kelembagaan perguruan tinggi tersebut.

Proposal itu mencakup penegerian Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Al-Hilal Sigli dan Sekolah Tinggi Ilmu Syariah (STIS) Al-Hilal Sigli menjadi IAIN Al-Hilal Sigli.

Juru Bicara Bupati Pidie, Andi Firdhaus Lancok, S.H., kepada Portalnusa.com, Selasa, 20 Oktober 2026, mengatakan Menteri Agama menyambut baik aspirasi dan inisiatif Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pidie bersama Yayasan PTI Al-Hilal Sigli.

Menurut Andi, Menteri Agama menyatakan proposal yang telah disampaikan akan ditindaklanjuti sesuai ketentuan dan mekanisme yang berlaku. Proses penegerian tersebut tetap harus memenuhi seluruh persyaratan administrasi dan kelembagaan yang ditetapkan.

“Dalam audiensi tersebut, rombongan menyampaikan proposal alih bentuk dan alih status atau penegerian STIT dan STIS Al-Hilal Sigli menjadi IAIN Al-Hilal Sigli,” ujar Andi.

Ia menjelaskan, penegerian PTI Al-Hilal Sigli menjadi IAIN merupakan langkah strategis untuk memperluas akses masyarakat Pidie terhadap pendidikan tinggi Islam yang berkualitas.

Upaya tersebut, kata dia, tidak sekadar menyangkut perubahan status kelembagaan, tetapi juga menjadi bagian dari investasi jangka panjang dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang unggul, berdaya saing, dan berlandaskan nilai-nilai keislaman.

Andi menambahkan, Bupati Sarjani Abdullah bersama Yayasan PTI Al-Hilal Sigli memiliki komitmen kuat untuk mewujudkan penegerian tersebut. Dukungan pemerintah daerah diharapkan dapat memperkuat kesiapan kelembagaan serta memperlancar pemenuhan berbagai persyaratan yang diperlukan.

Pengembangan pendidikan tinggi Islam juga sejalan dengan arah kebijakan Pemkab Pidie melalui visi dan misi Tapuga Pidie, khususnya program Pidie Caroeng yang menitikberatkan pada peningkatan kualitas pendidikan.

Perhatian terhadap penguatan pendidikan Islam turut diwujudkan melalui program Satu Hari Satu Ayat. Bagi Pemkab Pidie, pembangunan pendidikan perlu dilakukan secara berkelanjutan, mulai dari pendidikan dasar hingga pendidikan tinggi.

“Kehadiran IAIN Al-Hilal Sigli nantinya diharapkan menjadi pusat pengembangan ilmu pengetahuan, dakwah, dan pembentukan generasi muda yang berdaya saing,” katanya.

Pada kesempatan itu, Pemkab Pidie juga menyampaikan apresiasi kepada Tim Penegerian Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) Kementerian Agama RI yang sebelumnya telah berkunjung ke Pidie untuk mengikuti Focus Group Discussion (FGD) terkait penegerian Al-Hilal Sigli di Kantor Bupati Pidie.

Kunjungan dan audiensi tersebut menjadi bagian dari rangkaian upaya pemerintah daerah bersama yayasan untuk mendorong terwujudnya IAIN Al-Hilal Sigli. Meski demikian, realisasi penegerian masih bergantung pada proses tindak lanjut serta pemenuhan persyaratan sesuai ketentuan yang berlaku. []