Di Pelabuhan Sinabang, PWI Simeulue Lepas Nasir Nurdin dengan Teriakan “Dua Periode”

Pengurus dan anggota PWI Simeulue berdiskusi dengan kandidat Ketua PWI Aceh, Nasir Nurdin, saat acara pelepasan di Pelabuhan Penyeberangan Sinabang, Kamis sore, 22 Oktober 2026. (Foto: Ricky/PWI Simeulue)

PORTALNUSA.com | SINABANG – Dukungan terhadap Nasir Nurdin untuk kembali memimpin Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Aceh mengemuka saat pengurus dan anggota PWI Simeulue melepas kepulangannya di Pelabuhan Penyeberangan Sinabang, Kamis, 22 Oktober 2026.

Dalam suasana penuh keakraban, belasan pengurus dan anggota PWI Simeulue menyampaikan komitmen dukungan melalui rekaman video dengan meneriakkan, “PWI Simeulue, Nasir Nurdin Dua Periode.”

Tangkapan layar video pernyataan dukungan pengurus dan anggota PWI Simeulue kepada Nasir Nurdin untuk kembali memimpin PWI Aceh selama dua periode. (Dok. Ricky/PWI Simeulue)

Momen tersebut menandai berakhirnya rangkaian silaturahmi Nasir selama beberapa hari di Kabupaten Simeulue. Ketua PWI Aceh periode 2021–2026 itu kembali ke Banda Aceh melalui Pelabuhan Calang, Aceh Jaya, menggunakan KMP Aceh Hebat 1 pada Kamis sore.

Nasir tiba di Simeulue pada Senin, 19 Oktober. 2026. didampingi staf pribadinya, Syahrul Ramadhan, dan Ketua PWI Aceh Utara, Abdul Halim. Selama berada di daerah kepulauan tersebut, ia menggelar sejumlah pertemuan dengan pengurus dan anggota PWI Simeulue, termasuk bersilaturahmi dengan pejabat pemerintah kabupaten setempat.

Kunjungan itu merupakan bagian dari agenda konsolidasi Nasir menjelang Konferensi Provinsi (Konferprov) XIII PWI Aceh yang dijadwalkan berlangsung pada 20–22 November 2026.

Simeulue menjadi kabupaten/kota ke-17 yang dikunjungi Nasir, baik dalam kapasitasnya sebagai ketua PWI Aceh yang masih menjabat maupun sebagai kandidat ketua untuk periode 2026–2031.

Dalam setiap pertemuan dengan pengurus dan anggota PWI kabupaten/kota, Nasir menyampaikan perkembangan persiapan Konferprov XIII yang dilakukan panitia pelaksana atau Organizing Committee (OC) dan panitia pengarah atau Steering Committee (SC), termasuk mengenai sumber pendanaan kegiatan.

Di sisi lain, Nasir juga memaparkan alasan pencalonannya kembali untuk memimpin organisasi profesi wartawan tersebut selama lima tahun ke depan.

Menurut Nasir, dukungan terhadap pencalonannya disampaikan secara terbuka oleh sejumlah pengurus dan anggota PWI kabupaten/kota yang telah dikunjunginya. Ia menyebut sikap yang ditunjukkan PWI Simeulue menjadi salah satu bentuk komitmen yang mengemuka dalam rangkaian silaturahmi tersebut.

Meski demikian, Nasir berharap proses pemilihan ketua tidak menghilangkan semangat kebersamaan di antara sesama anggota organisasi.

“Semoga Konferprov XIII PWI Aceh berjalan tanpa hambatan dan pergantian pucuk pimpinan di organisasi profesi ini bisa berlangsung dalam semangat demokrasi dan persaudaraan,” kata Nasir.

Konferprov XIII PWI Aceh akan menjadi forum penentuan kepemimpinan organisasi wartawan di Aceh untuk periode 2026–2031, sekaligus momentum bagi anggota untuk menentukan arah organisasi pada masa mendatang. []