Danrem Lilawangsa Hadiri Maulid Raya di Pidie Jaya

Danrem 011/Lilawangsa Kolonel Inf Teuku Mustafa Kamal bersilaturahmi dengan ulama, tokoh masyarakat, dan warga saat menghadiri Maulid Raya di Pidie Jaya. Kamis, 29 Oktober 2026. (Foto: Dok. Korem 011, Lilawangsa/Kolase: PORTALNUSA.com)

PORTALNUSA.com | PIDIE JAYA – Komandan Korem (Danrem) 011/Lilawangsa, Kolonel Inf Teuku Mustafa Kamal, menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 12 Rabiul Awal 1448 Hijriah yang digelar Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya di Kompleks Perkantoran Bupati setempat, Desa Mayang Cut, Kecamatan Meureudu, Kamis, 29 Oktober 2026.

Dalam kegiatan itu, Danrem hadir bersama Dandim 0102/Pidie, Letkol Inf Abdul Hadi, serta sejumlah unsur pemerintah daerah setempat dan ribuan masyarakat.

Danrem 011/Lilawangsa Kolonel Inf Teuku Mustafa Kamal menghadiri peringatan Maulid Raya Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah bersama unsur Forkopimda . (Foto: Dok. Korem 011, Lilawangsa/Kolase: PORTALNUSA.com)

Peringatan Maulid Raya kali ini terasa istimewa bagi Kolonel Inf Teuku Mustafa Kamal. Selain menghadiri kegiatan keagamaan di daerah asalnya, Ia juga berkesempatan bersilaturahmi dengan Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, Tokoh Pemuda dan Masyarakat di tanah kelahirannya.

Danrem 011/Lilawangsa mengatakan, peringatan Maulid Nabi bukan hanya sekadar tradisi keagamaan, namun juga momentum untuk memperkuat kecintaan umat Islam kepada Rasulullah SAW. Menurutnya, kecintaan tersebut harus diwujudkan melalui sikap dan perilaku yang mencerminkan akhlak mulia Nabi Muhammad SAW.

“Maulid Nabi mengingatkan kita untuk semakin mencintai Rasulullah SAW dengan teladan akhlak beliau. Nilai kejujuran, amanah, kepedulian, kesabaran, dan kasih sayang harus kita terapkan dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan keluarga maupun masyarakat,” ujar Kolonel Inf Teuku Mustafa Kamal.

Alumni Dayah Jeumala Amal ini, juga mengajak masyarakat menjadikan Maulid Raya sebagai ruang untuk  mempererat ukhuwah Islamiyah, menjaga persaudaraan, serta memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa.

Selain itu, Perwira Kopassus TNI asal Pidie dan Pidie Jaya itu juga menegaskan, perbedaan bukan alasan untuk terpecah belah. Sebaliknya, masyarakat harus saling menghormati, menjaga kerukunan, dan bergandengan tangan membangun daerah serta bangsa.

“Persatuan merupakan kekuatan kita dalam menjaga keutuhan bangsa. Karena itu, mari kita rawat kebersamaan, saling menghargai, dan memperkuat persaudaraan. Semangat persatuan harus kita mulai dari lingkungan keluarga, masyarakat, hingga kehidupan berbangsa dan bernegara,” ajaknya.

Menurutnya, Danrem Teuku Mustafa Kamal juga mengungkapkan kebanggaannya dapat menghadiri Maulid Raya di Kabupaten Pidie Jaya, daerahnya.

“Kalau bukan kita, siapa lagi yang membangun daerah ini, kembali kesini tentu menjadi kebahagiaan tersendiri. Walaupun sudah pemekaran. Mari jadikan suasana religius Maulid ini sebagai momentum memperkuat kecintaan kepada Rasulullah SAW, mempererat ukhuwah Islamiyah, serta menumbuhkan semangat kebersamaan dan persatuan,” tuturnya.

Ia berharap, peringatan Maulid Nabi dapat memperkuat hubungan antara TNI, pemerintah daerah, ulama, dan masyarakat. Dengan demikian, semangat persaudaraan serta kepedulian terhadap daerah terus tumbuh demi menjaga keharmonisan dan keutuhan bangsa.

Selain Danrem dan Dandim, hadir Bupati Pidie Jaya, H. Sibral Malaysi, Ketua MPU Pidie Jaya, Dr. Tgk. Anwar Usman, Ulama Karismatik Aceh Abiya Kuta Krueng, Dr. Tgk. H. Anwar Usman, Kepala Pelaksana BPBA, Bahron Bakti, serta unsur Forkopimda Kabupaten Pidie Jaya dan ribuan masyarakat yang hadir acara tradisi kenduri Maulid khas daerah penyajian kuah beulangong.[]