Catut Bupati dan Wabup, Aksi Penipuan Lagi Marak di Pidie Lewat Medsos
PORTALNUSA.com | PIDIE – Dengan mencatut nama dua pimpinan di Kabupaten Pidie, Aksi penipuan lewat Media Sosial (Medsos) mengatasnamakan Bupati dan Wakil Bupati Pidie marak di Kabupaten tersebut dalam beberapa hari terakhir. Aksi Pencatutan nama dan Jabatan itu menyasar warga melalui Telpon selular pribadi dengan iming-iming bantuan, lalu meminta sejumlah uang.
Menanggapi perihal aksi penipuan yang semakin marak lewat Medsos yang berdampak meresahkan warga itu, Bupati Pidie, H. Sarjani Abdullah melalui Juru Bicara (Jubir), Andi Firdhaus Lancok, SH kepada Portalnusa.com, Senin, 13 Juli 2026 mengatakan, agar segenap warga di 730 gampong dalam 23 kecamatan untuk senantiasa waspada terhadap berbagai modus penipuan yang mengatas namakan Bupati dan Wabup melalui Medsos baik aplikasi WhatsApp, Sort Service Messege (SMS), maupun sambungan telepon.
“Kami menyampaikan imbauan ini, menyusul adanya informasi mengenai akun Medsos serta pihak-pihak yang mencatut nama serta identitas Bupati dan Wabup yang menghubungi masyarakat dengan berbagai dalih, seperti menawarkan bantuan, meminta sejumlah uang, meminta data pribadi, atau menjanjikan tranfer uang ke rekening,”ujarnya.
Menurut Andi Firdhaus sejauh ini, Bupati dan Wabup tidak pernah meminta transfer uang, data pribadi, ataupun menawarkan bantuan melalui akun Medsos pribadi, pesan singkat, maupun telepon kepada masyarakat.
Oleh karena itu, jangan mudah percaya terhadap setiap pesan atau akun yang mengatasnamakan Bupati Pidie, apalagi menawarkan transfer sejumlah uang, dan selalu melakukan verifikasi terhadap informasi apa pun yang diterima.
Selain itu, Pemkab Pidie mengajak seluruh masyarakat bijak dalam menggunakan Medsos serta tidak mudah mempercayai informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya, sehingga terhindar dari berbagai bentuk penipuan digital yang semakin marak terjadi.
“Tetap waspada dengan tidak menyebarluaskan informasi yang belum terverifikasi kebenarannya,”ungkapnya. []










