Wapres Gibran Tinjau Lokasi Bencana di Aceh, Didampingi Wagub Fadhlullah

Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka, di dampingi Wagub Fadhlullah, meninjau sejumlah lokasi terdampak bencana hidrometeorologi di Aceh, Rabu, 5 Agustus 2026. (Foto: Humas Pemerintah Aceh/ Kolase by.portalnusa.com)

PORTALNUSA.com | BIREUEN – Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka meninjau sejumlah lokasi terdampak bencana hidrometeorologi di Aceh, Rabu, 5 Agustus 2026, didampingi Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah. Kunjungan tersebut difokuskan untuk melihat langsung perkembangan penanganan infrastruktur dan proses pemulihan pascabencana.

Fadhlullah dan pemerintah Aceh menyambut kedatangan Wapres di Bandara Malikussaleh, Aceh Utara, selanjutnya Rombongan menuju Jembatan Krueng Tingkeum di Kecamatan Kutablang, Kabupaten Bireuen, yang saat ini dalam tahap pembangunan.

Di lokasi tersebut, Wapres menerima paparan dari Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Aceh, Zulkarnaen, mengenai progres pembangunan jembatan yang rusak akibat banjir serta langkah penanganan yang sedang dilakukan.

Wapres bersama Wagub kemudian juga meninjau area sekitar sungai untuk melihat langsung kondisi tebing yang terdampak banjir. Bupati Bireuen, Mukhlis, turut menjelaskan dampak bencana terhadap infrastruktur di wilayah tersebut, termasuk sejumlah jembatan yang terdampak dan rusak.

Dalam kunjungan itu, Gibran juga menyempatkan diri menyerahkan buku tulis dan perlengkapan sekolah kepada sejumlah anak yang hadir bersama warga.

Usai dari Kutablang, rombongan melanjutkan kunjungan ke SD Negeri 7 Jangka dan Jembatan Teupin Mane di Kabupaten Bireuen sebelum Wapres kembali ke Bandara Malikussaleh untuk melanjutkan perjalanan menuju Aceh Tengah.

Juru Bicara Pemerintah Aceh, Nurlis Effendi, mengatakan kunjungan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah pusat memantau langsung percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi di wilayah yang terdampak bencana hidrometeorologi.

Menurut Nurlis, Pemerintah Aceh mengapresiasi perhatian pemerintah pusat terhadap proses pemulihan di Aceh. Kehadiran Wapres dinilai memberikan kesempatan untuk melihat langsung perkembangan penanganan di lapangan sekaligus mendengar aspirasi masyarakat yang terdampak bencana. []