NEWS

Dua Putra Aceh Bergantian Pimpin Korem 011/Lilawangsa, Ali Imran Jadi Kasdam IM

Pangdam Iskandar Muda Brigjen TNI Mahesa Fitriadi (Tengah), Brigjen TNI Ali Imran (Kiri) dan Kolonel Inf Teuku Mustafa Kamal (Kanan) dalam rangkaian serah terima jabatan Danrem 011/Lilawangsa di Banda Aceh, Minggu, 18 Oktober 2026. (Foto: Dok. Kodam IM)

PORTALNUSA.com | BANDA ACEH – Panglima Kodam Iskandar Muda (Pangdam IM), Brigjen TNI Mahesa Fitriadi, memimpin serah terima jabatan (sertijab) Komandan Korem (Danrem) 011/Lilawangsa dari Brigjen TNI Ali Imran kepada Kolonel Inf Teuku Mustafa Kamal di Gedung Malahayati, Markas Kodam Iskandar Muda, Banda Aceh, Minggu, 18 Oktober 2026.

Pergantian tersebut menandai penugasan baru Ali Imran sebagai Kepala Staf Kodam (Kasdam) Iskandar Muda. Sementara itu, Teuku Mustafa Kamal dipercaya mengemban tanggung jawab sebagai Danrem 011/Lilawangsa.

Tiga putra Aceh mengemban amanah kepemimpinan di jajaran Kodam Iskandar Muda. (Foto: Dok. Kodam IM)

Keduanya merupakan putra Aceh yang memiliki pengalaman pengabdian di Komando Pasukan Khusus (Kopassus), satuan elite TNI Angkatan Darat yang dikenal dengan sebutan Korps Baret Merah.

Baca: Wagub Dek Fadh Sambut Pangdam IM Brigjen Mahesa Fitriadi, Putra Pidie yang Kembali Mengabdi di Aceh

Ali Imran merupakan lulusan Akademi Militer (Akmil) 2000, sedangkan Teuku Mustafa Kamal lulusan Akmil 2001. Sebelum mendapat amanah sebagai Danrem 011/Lilawangsa, Teuku Mustafa Kamal menjabat Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) Iskandar Muda.

Penugasan baru tersebut menempatkan keduanya pada posisi strategis dalam struktur komando Kodam Iskandar Muda. Ali Imran akan menjalankan tugas sebagai Kasdam IM, sedangkan Teuku Mustafa Kamal memimpin Korem 011/Lilawangsa yang memiliki wilayah tanggung jawab di kawasan Aceh bagian utara.

Selain pergantian Danrem, Ali Imran juga dijadwalkan menyerahkan jabatan Komandan Resimen Induk Kodam (Danrindam) Iskandar Muda. Jabatan tersebut dipercayakan kepada Kolonel Inf Amril Hairuman Tehupelasury, yang mendapat promosi menjadi Brigadir Jenderal TNI.

Dalam sambutannya, Mahesa Fitriadi menegaskan bahwa tradisi penerimaan dan pelepasan pejabat bukan sekadar rangkaian seremonial, melainkan bagian dari penghormatan terhadap pengabdian serta ikatan kekeluargaan di lingkungan Kodam Iskandar Muda.

“Tradisi penerimaan dan pelepasan yang kita laksanakan hari ini bukan sekadar rangkaian seremonial, melainkan simbol penghormatan, kekeluargaan, dan ikatan batin dalam keluarga besar Kodam Iskandar Muda,” ujarnya.

Mahesa berharap pejabat yang baru dilantik segera beradaptasi dengan lingkungan tugas, memahami tanggung jawab jabatan, serta menjaga soliditas dan kerja sama dalam menjalankan tugas.

Ia juga berpesan kepada pejabat yang meninggalkan Kodam Iskandar Muda agar menjadikan pengalaman selama bertugas di Aceh sebagai bekal dalam melanjutkan pengabdian di tempat penugasan yang baru.

“Saya berharap kepada pejabat yang baru agar segera beradaptasi, memahami tugas dan tanggung jawab, serta mengedepankan soliditas, kerja sama, dan semangat pengabdian. Sementara kepada pejabat yang meninggalkan Kodam Iskandar Muda, jadikan pengalaman selama bertugas di Aceh sebagai bekal dan kenangan yang baik dalam melanjutkan pengabdian di tempat tugas yang baru,” kata Mahesa.

Dalam kesempatan yang sama, Pangdam IM juga memimpin sertijab sejumlah pejabat utama di lingkungan Kodam Iskandar Muda. Pergantian tersebut meliputi Asisten Intelijen (Asintel) Kasdam IM, Asisten Operasi (Asops) Kasdam IM, Dandim 0101/Kota Banda Aceh, Danpomdam IM, Kazidam IM, Kakomlekdam IM, Kabekangdam IM, dan Kakudam IM.

Rangkaian pergantian jabatan tersebut merupakan bagian dari dinamika TNI AD dalam rangka melanjutkan pelaksanaan tugas dan pengabdian di wilayah Aceh. []