.
.
.

Pj Walikota Ajak Kajari Bersinergi Jadikan Lhokseumawe Bebas Korupsi

Pj Walikota Lhokseumawe Imran menghadiri acara lepas sambut Kajari Lhokseumawe di Kantor Kejari setempat, Rabu, 29 Maret 2023. (Foto: Dok. Prokopim Lhokseumawe)

PORTALNUSA.com | LHOKSEUMAWE – Pemerintah Kota Lhokseumawe mengadakan acara lepas sambut pejabat Kajari Lhokseumawe dari Dr Mukhlis MH kepada pejabat baru Lalu Syaifuddin SH MH.

Kajari lama dipindahtugaskan ke daerah Bandung, Jawa Barat. Acara lepas sambut berlangsung di kantor Kejaksaan Negeri Lhokseumawe, Rabu, 29 Maret 2023.

Pj Walikota Lhokseumawe Dr Imran mengatakan, hadirnya Kajari baru diharapkan mampu menghadirkan aura baru dan dapat bersinergi dengan baik bersama Pemko Lhokseumawe seperti yang telah dilakukan oleh Kajari sebelumnya.

“Kami ucapkan selamat datang kepada Bapak H. Lalu Syaifuddin beserta Isteri. Semoga bisa bekerja dengan nyaman dan betah di Lhokseumawe. Saya berharap kita dapat meningkatkan sinergitas dengan baik dalam membangun Kota Lhokseumawe lebih baik lagi,” kata Imran.

Imran berharap, Kejari sebagai salah satu pengawas pembangunan dapat berkolaborasi menjadikan Kota Lhokseumawe menjadi Wilayah Bebas Korupsi (WBK).

Tak lupa, Imran menyampaikan terimakasih kepada Mukhlis Pejabat Kajari lama yang telah berkontribusi banyak dalam membangun dan menegakkan supremasi hukum di Kota Lhokseumawe.

“Terimakasih kepada Dr Mukhlis yang telah mendampingi kami dalam menjalankan program pemerintah di Kota Lhokseumawe. Kami sudah seperti saudara, semoga silaturrahmi tetap terjaga. Jangan lupa Bapak merupakan warga Lhokseumawe di manapun nanti berada,” tandas Pj Walikota Lhokseumawe mengingatkan.

Sementara itu, Dr Mukhlis mantan Kajari Lhokseumawe menuturkan, dirinya sudah bertugas selama 2 tahun 7 bulan di Kota setempat. Kota ini disebut Mukhlis sebagai Kota penuh kenangan bagi dirinya.

“Suasana di Kota Lhokseumawe sangat akrab dan bersahabat, orang-orangnya sangat ramah,” ucap Mukhlis.

Senada dengan itu, Kajari baru Kota Lhokseumawe Lalu Syaifuddin mengatakan, dia merasa sumringah bertugas di Kota Lhokseumawe. Ia mengaku, selama berkarir dan pindah tugas 17 kali baru kali ini dia disambut dengan luar biasa.

“Saya dan istri baru kali ini disambut dengan salawat dan seluruh  unsur Forkopimda dan Kepala OPD hadir menyambut saya, di bulan suci Ramadhan lagi,” kata dia.

Upacara penyambutan dilaksanakan secara adat Aceh dengan cara di tepung tawari (peusijuek) dan dipasangkan kupiah meukeutop sebagai simbol erat pemulia jamee yang menjadi tradisi khas orang Aceh dalam menyambut tamu. []

Writer: KontributorEditor: saiful anwar