KKP Turun ke Aceh, Survei 13 Muara Dangkal Usai Permintaan Mualem

Pertemuan antara Pemerintah Aceh dan tim Kementerian Kelautan dan Perikanan membahas penanganan pendangkalan muara di Aceh, Selasa, 5 Mei 2026 ( Foto: Humas Pemerintah Aceh untuk portalnusa.com)

PORTALNUSA.com | BANDA ACEH -Pemerintah pusat melalui Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mulai menindaklanjuti permintaan Gubernur Aceh Muzakir Manaf terkait pendangkalan muara sungai dan pelabuhan perikanan di sejumlah wilayah.

Direktur Pemanfaatan Ruang Pesisir KKP, Permana Yudiarso, menyampaikan timnya turun langsung ke Aceh untuk melakukan survei selama tiga hari terhadap 13 titik muara yang mengalami sedimentasi.

“Ini tindak lanjut permintaan pemerintah Aceh. Kami akan melakukan survei untuk menentukan langkah penanganan,” ujarnya saat bertemu gubernur di Banda Aceh, Selasa, 5 Mei 2026.

Adapun lokasi yang disurvei tersebar di berbagai daerah, termasuk Banda Aceh, Aceh Timur, Pidie, Bireuen hingga Aceh Barat Daya.

Gubernur yang akrab disapa Mualem menegaskan, persoalan pendangkalan muara telah lama menjadi keluhan nelayan karena menghambat aktivitas melaut.

“Banyak nelayan harus menunggu air pasang. Ini berdampak langsung pada ekonomi mereka,” kata Mualem.

Selain mengganggu sektor perikanan, pendangkalan muara juga dinilai meningkatkan risiko banjir di kawasan pesisir. Karena itu, Pemerintah Aceh berharap penanganan dilakukan secara menyeluruh, termasuk mengatasi abrasi pantai.

Langkah survei ini diharapkan menjadi awal percepatan solusi konkret bagi persoalan yang selama ini membebani masyarakat pesisir Aceh. []