KKP Mulai Pulihkan Sentra Garam Pidie, 90 Dapur Direhabilitasi

Sekjen KKP RI, Dr. Andy Artha Donny Oktopura, ST, MT, M.Eng, bersama rombongan dan unsur Forkopimda Pidie menabur benur udang vaname di tambak Gampong Cebrek, Kecamatan Simpang Tiga, Kabupaten Pidie, Jumat, 24 Juli 2026. ( Foto: Humas Setdakab Pidie/ kolase by. Portalnusa.com)

PORTALNUSA.com | PIDIE – Sekretaris Jenderal Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI, Andy Artha Donny Oktopura, tinjau sejumlah lokasi terdampak bencana hidrometeorologi di Kabupaten Pidie, Jumat, 24 Juli 2026. Kunjungan dilakukan guna percepatan rehabilitasi sektor kelautan dan perikanan.

Dalam kunjungannya, Andy didampingi Kepala Biro Perencanaan KKP Rudi Alex Wahyudin, Kepala BPBAP Ujong Batee Wawan Cahyono Ashuli, Unsur Forkopimda Pidie, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Aceh, Safrizal, SSTP, M.Ec.Dev, Sekda Pidie, Drs. Samsul Azhar, MSI, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Pidie Azhari, SPI, Kabag Prokopim Setda, M Irfan Islami, SIP, MM, Camat Simpang Tiga, Ihsan,S.Sos, serta para penyuluh perikanan.

Baca: KKP Turun ke Aceh, Survei 13 Muara Dangkal Usai Permintaan Mualem

Andy mengatakan pemerintah pusat akan segera mempercepat rehabilitasi 90 unit dapur garam di Kecamatan Simpang Tiga, Kembang Tanjong, dan Kota Sigli guna memulihkan sekaligus meningkatkan produksi garam rakyat pascabencana.

Selain meninjau lokasi, KKP juga menyalurkan sejumlah bantuan, di antaranya 144.500 benur udang vaname, 37 sak pakan, satu unit Brine Refinery System (BRS), 180 unit Tunnel Garam Geomembran (TGG) untuk sembilan kelompok usaha garam, serta mendukung pembangunan saluran produksi garam sepanjang 2.150 meter. Pemerintah juga mengusulkan pembangunan Gudang Garam Rakyat (GGR) di Gampong Cebrek.

Kabupaten Pidie merupakan salah satu sentra produksi garam terbesar di Aceh dengan kontribusi sekitar 50 persen untuk cakupan provinsi. Sementara itu, pada tahun 2025, produksi garam di daerah tersebut mencapai 5.700 ton lebih.

Sekjen Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI, Andy Artha Donny Oktopura mewakili pemerintah pusat, berharap dengan berbagai program rehabilitasi dan bantuan tersebut, dapat segera mempercepat pemulihan sektor usaha garam serta meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan petani garam di Pidie. []