PNM Berikan Reward kepada Nasabah Mekaar dan ULaMM Berprestasi di Gayo Lues

PNM Cabang Aceh memberikan penghargaan kepada nasabah Mekaar dan ULaMM Syariah berprestasi di Kabupaten Gayo Lues. (Foto: Dok. PNM Aceh/ Kolase by.portalnusa.com)

PORTALNUSA.com | GAYO LUES – PT Permodalan Nasional Madani (PNM) Cabang Aceh memberikan penghargaan kepada nasabah berprestasi program Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera (Mekaar) Syariah dan Unit Layanan Modal Mikro (ULaMM) Syariah di Kabupaten Gayo Lues sebagai bentuk apresiasi atas kedisiplinan, loyalitas, dan keberhasilan mengembangkan usaha.

Penghargaan diserahkan dalam rangkaian kegiatan pemberdayaan yang digelar di tiga desa, yakni Desa Strak Pisang, Kecamatan Deleng Pokhkisen, Desa Pulonas Kute, Kecamatan Babussalam, serta Desa Gusung Batu, Kecamatan Subulussalam. Kegiatan diikuti nasabah PNM Mekaar dengan antusias.

Selain pemberian penghargaan, PNM juga melaksanakan Program Mpok Rena (Program Retensi Nasabah) dengan tujuan meningkatkan kedisiplinan dan kehadiran nasabah dalam Pertemuan Kelompok Mingguan (PKM).

Program tersebut menjadi salah satu strategi PNM guna memperkuat komitmen, membangun semangat kebersamaan antaranggota kelompok, sekaligus memastikan proses pendampingan usaha berjalan secara baik serta adanya keberlanjutan.

Di kesempatan yang sama, PNM menyelenggarakan Pertemuan Komunitas Bisnis (PKB) sebagai wadah peningkatan kapasitas usaha bagi para nasabah. Melalui kegiatan itu, peserta memperoleh penguatan pengetahuan, keterampilan berwirausaha, dan kesempatan membangun jejaring usaha agar mampu mengembangkan bisnis secara lebih terarah dan berkelanjutan.

Manager Supporting PNM Cabang Aceh, Gatot Efdi Saputra, mengatakan pemberdayaan pelaku usaha mikro tidak hanya dilakukan melalui penyaluran pembiayaan, tetapi juga dibarengi pendampingan yang konsisten agar usaha nasabah mampu berkembang.

“Melalui Program Mpok Rena dan Pertemuan Komunitas Bisnis, kami ingin membangun budaya disiplin, memperkuat kebersamaan antaranggota kelompok, sekaligus meningkatkan kompetensi para pelaku usaha. Kami berharap para nasabah semakin percaya diri mengembangkan usahanya, naik kelas, dan mampu memberikan dampak positif bagi keluarga maupun lingkungan sekitarnya,” ujar Gatot.

Menurutnya, pendampingan berkelanjutan menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga keberlangsungan usaha para nasabah. Karena itu, PNM terus menghadirkan berbagai program yang memperkuat literasi keuangan, meningkatkan kapasitas kewirausahaan, serta memperluas jejaring bisnis antar pelaku usaha mikro.

Melalui program Mekaar dan ULaMM Syariah, PNM berkomitmen memberikan akses pembiayaan yang disertai pendampingan kepada perempuan prasejahtera produktif dan pelaku usaha mikro. Berbagai program Pengembangan Kapasitas Usaha (PKU), termasuk Mpok Rena dan Pertemuan Komunitas Bisnis, menjadi bagian dari upaya membangun ekosistem pemberdayaan yang mendorong lahirnya pelaku usaha mikro yang tangguh, mandiri, dan berdaya saing.

PNM menilai keberhasilan pemberdayaan tidak hanya diukur dari besarnya pembiayaan yang disalurkan, tetapi juga dari meningkatnya kapasitas usaha, tumbuhnya kedisiplinan, semakin kuatnya jejaring bisnis, serta meningkatnya kesejahteraan keluarga para nasabah.

Sejalan dengan semangat “Membina dan Memberdayakan”, PNM menyatakan akan terus menghadirkan program-program yang mampu memperluas kesempatan perempuan dan pelaku usaha ultra mikro untuk tumbuh, berkembang, dan naik kelas sehingga memberi kontribusi terhadap penguatan ekonomi daerah. []