Pohon Tumbang Timpa Mobil Pikap, Tujuh Warga Pidie Meninggal Dunia
PORTALNUSA.com | PIDIE – Tujuh warga Gampong Puli, Kecamatan Pidie, Kabupaten Pidie, meninggal dunia setelah mobil pikap yang mereka tumpangi tertimpa pohon tumbang di Jalan Nasional Banda Aceh–Medan, Gampong Tanjung Krueng, Kecamatan Kota Sigli, Selasa, 11 Agustus 2026, sekitar pukul 20.45 WIB.
Mobil pikap Carry BL 8160 AN tersebut membawa 12 orang, termasuk sopir. Rombongan diketahui dalam perjalanan menuju RSU Tgk Chik Di Tiro Sigli untuk menjenguk warga yang sedang sakit.
Kapolres Pidie AKBP Jaka Mulyana mengatakan, kecelakaan terjadi setelah kendaraan melintas sekitar 30 meter dari jembatan Gampong Baro. Saat itu, sebuah pohon di sisi jalan tiba-tiba tumbang dan menghantam bagian kendaraan.
“Pohon yang berada di pinggir jalan tumbang dan menghantam mobil sehingga mengakibatkan tujuh penumpang meninggal dunia, sementara lima lainnya mengalami luka,” kata Jaka, Rabu, 12 Agustus 2026.
Tujuh korban meninggal dunia masing-masing Fatimah (50), Zainabon (57), Nurma Husien (50), Rafasah (60), Halimah (68), Salhiah (76), dan Zubaidah (68).
Sementara lima korban yang mengalami luka yakni Rahmad Hidayat (25), selaku sopir, Sapuan (70), Muhammad Kausar (6), Huwaidi (10), dan Ahmad Syahir (11). Mereka telah dievakuasi ke RSU Tgk Chik Di Tiro Sigli untuk mendapatkan penanganan medis.
Warga bersama personel kepolisian, TNI dan BPBD langsung melakukan evakuasi setelah kejadian. Seluruh korban kemudian dibawa ke rumah sakit.
Ketujuh jenazah korban dimakamkan secara bersamaan di kompleks pemakaman umum Gampong Puli pada Rabu, 12 Agustus 2026.
“Benar, hari ini ketujuh jenazah dimakamkan di kompleks pemakaman umum gampong secara bersamaan,” kata Eri Subki (44), warga Gampong Puli.
Peristiwa tersebut menambah duka bagi keluarga korban, sekaligus menjadi perhatian terhadap keselamatan pengguna jalan di tengah kondisi pohon di sepanjang jalur nasional. Pemeriksaan lebih lanjut dilakukan aparat untuk memastikan penanganan kecelakaan tersebut. []









