Pulihkan Perdagangan Pascabencana, Pijay Rehab Tujuh Pasar Rp2,7 Miliar
PORTALNUSA.com | PIDIE JAYA – Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya (Pijay) melakukan rehabilitasi tujuh pusat pasar ikan dan sayur yang tersebar di enam kecamatan melalui anggaran Daftar Isian Pelaksanaan Anggarana (DIPA) Tahun Anggaran (TA) 2026 sebesar Rp 2,7 Miliar.
Dana tersebut berkaitan dengan bantuan untuk rehabilitasi pasca bencana Hidrometeorologi yang difokuskan untuk pembangunan pusat pasar ikan dan sayur di enam kecamatan. Adapun ketujuh pusat pasar yang menjadi fokus rehabilitasi itu masing-masing, pasar ikan Kota Mereudu, Kecamatan Meureudu, pasar ikan Lhueng Putu, Kecamatan Bandar Baru, pusat pasar ikan Ulee Gle, Kecamatan Bandar Dua, pusat pasar ikan Ulim, Kecamatan Ulim, pusat pasar ikan Kecamatan Trienggadeng, pusat pasar ikan Kecamatan Jangka buya dan pusat pasar sayur Kecamatan Meureudu.
“Dana bantuan DIPA TA 2026 yang difokuskan untuk rehabilitasi tujuh pusat pasar rakyat itu diberikan berkaitan pasca bencana hidrometeorologi yang mendera Kabupaten Pijay,”sebut
Bupati Pijay, H. Sibral Malasyi MA, S.Sos, ME kepada Portalnusa.com, Rabu, 7 Oktober 2026.
Dijelaskan Sibral Malasyi, bahwa bantuan DIPA TA 2026 itu dengan sasaran pada tugas pembantuan sarana perdagangan pascabencana hidrometeorologi yang diserahkan pada Rapat Koordinasi (Rakor) antarinstansi oleh Direktur Jenderal (Dirjen) Perdagangan Logistik, Iqbal S. Shofwan di Arch Hotel Bogor, Kota Bogor, Senin, 5 Oktober 2026 lalu.
Disebutkan juga, lewat anggaran DIPA tersebut menjadi langkah konkret pemerintah dalam mempercepat rehabilitasi dan rekonstruksi sarana perdagangan terdampak bencana. Menurut Bupati Pijay itu, pemerintah dalam waktu dekat segera menindaklanjuti untuk pelaksanaan program sesuai ketentuan, kebutuhan di lapangan, serta sasaran pemulihan pascabencana.
“Bagi kami, rehabilitasi sarana perdagangan tidak hanya ditujukan untuk memperbaiki fasilitas yang terdampak, tetapi juga mengembalikan aktivitas perdagangan dan menggerakkan kembali roda perekonomian masyarakat,”ungkapnya. []












