Sayuti Abubakar Gaungkan Jihad Lawan Narkoba, Kapolda Aceh Nyatakan Dukungan

Ketua PWI Aceh Nasir Nurdin menyampaikan pesan Wali Kota Lhokseumawe Sayuti Abubakar terkait gerakan “jihad melawan narkoba” kepada Kapolda Aceh Irjen Pol Ruddi Setiawan seusai salat Subuh berjamaah di Masjid Jami’ Baitusshalihin, Banda Aceh, Sabtu, 31 Oktober 2026. (Foto: Ardy/Kolase: Portalnusa.com)

PORTALNUSA.com | BANDA ACEH – Gerakan melawan narkoba yang digaungkan Wali Kota Lhokseumawe, Sayuti Abubakar, mendapat perhatian Kapolda Aceh, Irjen Pol Ruddi Setiawan.

Kapolda memberi apresiasi atas inisiatif tersebut dan memastikan gerakan itu akan terus bisa berjalan dan dipantau agar memberikan manfaat untuk generasi muda terbebas dari narkoba.

Ketua PWI Aceh Nasir Nurdin menyampaikan pesan Wali Kota Lhokseumawe Sayuti Abubakar terkait gerakan “jihad melawan narkoba” kepada Kapolda Aceh Irjen Pol Ruddi Setiawan seusai salat Subuh berjamaah di Masjid Jami’ Baitusshalihin, Banda Aceh, Sabtu, 31 Oktober 2026.

Pesan dan salam dari Wali Kota Lhokseumawe itu disampaikan Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Aceh, Nasir Nurdin, kepada Kapolda dalam perbincangan seusai shalat subuh berjamaah di Masjid Jami’ Baitusshalihin, Kecamatan Ulee Kareng, Banda Aceh, Sabtu, 31 Oktober 2026.

Nasir menyampaikan bahwa Sayuti Abubakar telah menggemakan gerakan “jihad melawan narkoba” bersama Kapolres Lhokseumawe AKBP Dr. Ahzan, S.H., dan Komandan Kodim Aceh Utara Letkol Inf Faisal, di Lhokseumawe, Jumat, 30 Oktober 2026.

Menurut Nasir, gerakan tersebut merupakan ajakan bersama untuk memperkuat upaya pemberantasan narkoba dan membangun kepedulian terhadap ancaman penyalahgunaan serta peredaran gelap narkotika di tengah masyarakat.

Menanggapi pesan tersebut, Ruddi menyampaikan apresiasi. Kapolda juga menyatakan akan menyampaikan perhatian itu kepada Kapolres Lhokseumawe dan Dandim, selanjutnya akan terus memantau perkembangannya.

Perbincangan berlangsung hangat dibarengi kopi pagi setelah Kapolda Aceh melaksanakan shalat subuh berjamaah bersama sejumlah pejabat utama Polda Aceh dan jajaran Polresta Banda Aceh.

Dalam kegiatan itu juga tampak hadir Irwasda Polda Aceh, Kombes Pol Iskandar Z.A., S.I.K., Kapolresta Banda Aceh Kombes Pol. Teguh Priyambodo Nugroho, Kapolsek Ulee Kareng AKP Suriya, S.Pd.I., M.A.P.

Gerakan melawan narkoba membutuhkan keterlibatan berbagai unsur, mulai dari pemerintah daerah, kepolisian, TNI, hingga masyarakat.

Sinergi tersebut dinilai penting agar upaya pemberantasan narkoba tidak berhenti pada seruan, tetapi berlanjut dalam pengawasan, pencegahan, dan penindakan sesuai kewenangan masing-masing.[]