NEWS

Dokter Mengabdi Menyelamatkan Nyawa, IDI Aceh Tekankan Pentingnya Perlindungan Profesi

Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Wilayah Aceh, dr. Muntadar, Sp.B., Subsp.Ped(K). (Foto: Ist/Kolase: Portalnusa.com)

PORTALNUSA.com | BANDA ACEH – Peringatan Hari Dokter Nasional 2026 yang bertepatan dengan HUT ke-76 Ikatan Dokter Indonesia (IDI) pada 24 Oktober menjadi momentum untuk menegaskan pentingnya perlindungan profesi, peningkatan kompetensi, fasilitas pelayanan kesehatan yang memadai, serta kesejahteraan dokter di Indonesia.

Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Wilayah Aceh, dr. Muntadar, Sp.B., Subsp.Ped(K), menegaskan bahwa dokter Indonesia membutuhkan dukungan nyata agar dapat memberikan pelayanan kesehatan yang bermutu dan menjangkau seluruh lapisan masyarakat.

Menurut Muntadar, selama ini dokter Indonesia telah berkontribusi dalam menyelamatkan nyawa, menjaga kesehatan, serta meningkatkan kualitas dan harapan hidup masyarakat. Namun, pengabdian tersebut perlu diimbangi dengan kebijakan yang mendukung dokter dalam menjalankan tugas secara profesional.

“Negara juga memiliki peran penting guna memastikan dokter Indonesia memperoleh kesempatan untuk meningkatkan ilmu dan keterampilan, didukung fasilitas pelayanan yang memadai, perlindungan dalam menjalankan profesi, serta kesejahteraan yang layak,” demikian pesan dr. Muntadar melalui portalnusa.com, dalam momentum Hari Dokter Nasional 2026.

Ia menilai, dukungan terhadap dokter bukan semata-mata menyangkut kepentingan tenaga medis, melainkan juga investasi bagi kesehatan masyarakat secara luas.

Akses terhadap pelayanan kesehatan yang berkualitas, menurutnya, harus menjadi perhatian bersama dan bisa lebih fokus. Sebab, masyarakat dengan kemampuan ekonomi terbatas sangat bergantung pada layanan kesehatan di dalam negeri, sedangkan kelompok yang lebih mampu memiliki pilihan untuk mencari pengobatan di pusat-pusat medis terkemuka di dunia.

Kesenjangan pilihan tersebut memperlihatkan sangat pentingnya membangun sistem pelayanan kesehatan nasional yang mampu memberikan layanan berkualitas, terjangkau, dan dipercaya ditengah masyarakat luas.

Selain memperkuat pelayanan bagi pasien di dalam negeri, peningkatan kompetensi dokter dan pengembangan fasilitas kesehatan dinilainya dapat membuka peluang bagi Indonesia untuk mengembangkan layanan medis unggul yang menarik pasien dari luar negeri.

Upaya ini mempunyai potensi memberikan manfaat lebih luas, termasuk mendatangkan devisa, sekaligus memperkuat posisi layanan kesehatan Indonesia di tingkat internasional.

Karena itu, Hari Dokter Nasional tidak hanya menjadi kesempatan untuk mengapresiasi pengabdian para dokter, namun juga momentum untuk memperkuat komitmen terhadap sistem kesehatan yang lebih baik.

“Insyaallah, dokter Indonesia semakin maju, bermartabat, dan senantiasa hadir untuk rakyat,” demikian harapan dr. Muntadar.

Peringatan Hari Dokter Nasional tahun ini diharapkan menjadi pengingat bahwa pelayanan kesehatan yang berkualitas membutuhkan tenaga medis yang kompeten, fasilitas yang memadai, perlindungan profesi, serta kesejahteraan yang layak, tutupnya. []