Warisan Sejarah Islam Putroe Nahrisyah di Aceh Utara tak Terurus

Salah satu sisi pagar area situs sejarah Islam Putroe Nahrisyah di Gampong Kuta Krueng, Kecamatan Samudra, Kabupaten Aceh Utara tampak tak terurus. Foto direkam, Senin, 23 Maret 2026. (Foto Abdul Hadi/Portalnusa.com)

PORTALNUSA.com I ACEH UTARA — Kondisi situs sejarah Islam Putroe Nahrisyah di Gampong Kuta Krueng, Kecamatan Samudra, Kabupaten Aceh Utara tampak tak terurus.

Secara kasatmata warisan sejarah Islam itu terkesan kurang serius perawatannya, seperti terlihat kondisi pagar areal situs semakin memprihatinkan. Hampir seluruh sisi pagar terlihat rapuh, bahkan sebagian telah hilang dimakan usia.

Pemantauan Portalnusa.com di lokasi, Senin, 23 Maret 2026 area makam Putroe Nahrisyah kini tampak kurang terawat.

Struktur pagar yang sebelumnya dibangun untuk melindungi situs bersejarah tersebut sudah banyak yang rusak dan tidak lagi berfungsi sebagaimana mestinya.

Diketahui, pagar tersebut merupakan hasil pembangunan oleh Badan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (BRR) Aceh-Nias pascabencana tsunami Aceh tahun 2004. Namun, seiring berjalannya waktu, kondisi pagar mengalami kerusakan tanpa adanya perbaikan yang signifikan.

Kondisi ini menimbulkan keprihatinan, mengingat situs Putroe Nahrisyah merupakan salah satu peninggalan sejarah Islam penting di Nusantara. Selain memiliki nilai historis, situs ini juga menjadi bagian dari identitas budaya masyarakat setempat.

Minimnya perhatian terhadap perawatan situs ini memunculkan harapan agar pemerintah, baik pusat maupun daerah, segera mengambil langkah konkret untuk melakukan rehabilitasi.

Upaya pelestarian dinilai penting guna menjaga keberadaan situs bersejarah tersebut agar tetap terawat dan dapat diwariskan kepada generasi mendatang.[]

Berikan Pendapat

Copyright © 2025. Portalnusa.com – All rights reserved