Puluhan Santri Tuntaskan Hafalan, MUQ Pidie Wisuda 140 Lulusan Tahun 2026

Kepala Badan Dayah Pidie, Muslizar Efendi, MM (tengah) bersama ketua MUQ, Tgk. Junaidi Ahmad, SAg, MH (dua kanan) dan guru MUQ, Ustadz Syahrul Syamaun, SPdI (kanan) menyerahkan penghargaan kepada salah satu dari 59 santri yang telah Tasmik dan Mukammal pada rangkaian pelepasan atau wisuda, Kamis, 21 Mei 2026. (Foto Idris Ismail/Portalnusa.com)

PORTALNUSA.com | PIDIE – Madrasah Ulumul Quran (MUQ) Pidie melepas sebanyak 140 santri dari jenjang SMP, MTs, dan SMA dalam prosesi wisuda yang berlangsung di halaman kompleks MUQ, Kamis, 21 Mei 2026. Kegiatan tersebut berlangsung khidmat sekaligus menjadi momentum apresiasi terhadap prestasi hafalan Al-Qur’an para santri.

Dalam prosesi wisuda, pihak dayah menyerahkan rapor, piagam penghargaan, serta penyematan selempang kepada seluruh santri yang telah menyelesaikan jenjang pendidikan mereka. Dari ratusan santri yang diwisuda, dua santri yakni Azka Fataya dan Muhammad Abrar berhasil meraih penghargaan khusus berupa beasiswa bebas biaya makan selama satu semester, terhitung Juli hingga Desember 2026.

Ketua MUQ Pidie, Tgk Junaidi Ahmad, SAg, MH, didampingi Ketua Panitia Tgk Muarif Bahagia, SPd, mengatakan penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk motivasi bagi santri untuk terus meningkatkan hafalan dan kecintaan terhadap Al-Qur’an.

“Program ini menjadi pemicu semangat belajar santri agar tetap istiqamah bersama Al-Qur’an. Santri yang mampu mencapai target hafalan tertentu akan diberikan bonus beasiswa sebagai bentuk apresiasi,” ujar Junaidi kepada PORTALNUSA.com.

Ia menjelaskan, selama dua dekade terakhir MUQ terus menunjukkan perkembangan positif dalam mencetak generasi penghafal Al-Qur’an. Hingga kini, tercatat sebanyak 59 santri telah mengikuti program tasmi’ dengan capaian hafalan mulai 20 juz, 25 juz hingga 30 juz. Bahkan, enam santri di antaranya telah mencapai predikat mukammal atau menyempurnakan hafalan 30 juz Al-Qur’an.

Menurutnya, MUQ juga menerapkan program penghargaan bagi santri yang mampu menyelesaikan hafalan setiap lima juz dalam satu semester. Langkah tersebut dilakukan untuk menjaga konsistensi dan semangat belajar para santri.

“Kami terus mendorong seluruh santri agar menjaga hafalan hingga paripurna. Saat ini MUQ membina sekitar 560 santri dengan fokus penguatan pendidikan agama dan tahfiz Al-Qur’an,” katanya.

Sementara itu, Kepala Badan Dayah Pidie, Muslizar Efendi, MM, menyampaikan dukungan penuh pemerintah daerah terhadap pengembangan pendidikan dayah, termasuk program tahfiz yang dijalankan MUQ.

“Pemerintah Kabupaten Pidie mendukung penuh program pendidikan berbasis Al-Qur’an. Ini juga sejalan dengan visi dan misi Bupati Pidie melalui program One Day One Ayat,” ujar Muslizar.[]