Gelombang Panas Ekstrem Terjang India, Studi Prediksi Ribuan Orang Bisa Meninggal Tiap Hari
PORTALNUSA.com|NEW DELHI – India tengah menghadapi gelombang panas ekstrem yang melanda sejumlah wilayah di negara tersebut dalam beberapa pekan terakhir. Suhu udara di beberapa daerah dilaporkan menembus hingga 45 derajat Celsius, telah memicu kekhawatiran serius terhadap keselamatan dan kesehatan masyarakat.
Berdasarkan data Departemen Meteorologi India (IMD), gelombang panas tahun ini datang lebih awal dari perkiraan. Fenomena tersebut mulai terjadi sejak April 2026 dan diprediksi akan berlangsung hingga akhir Juni mendatang.
Kondisi cuaca ekstrem tersebut tidak hanya mengganggu aktivitas masyarakat, namun berpotensi menimbulkan korban jiwa dalam jumlah besar. Sebuah studi terbaru yang dipublikasikan dalam jurnal Frontiers in Environmental Health memperingatkan bahwa dampak gelombang panas di India dapat jauh lebih mematikan dibandingkan perkiraan sebelumnya.
Penelitian yang dilakukan oleh Piyush Narang dan Ashok Gadgil dari India Energy and Climate Center, University of California Berkeley, Amerika Serikat, memproyeksikan angka kematian akibat gelombang panas dapat mencapai lebih dari 3.000 orang per hari pada kondisi tertentu.
Bahkan, jika suhu ekstrem berlangsung selama lima hari berturut-turut, jumlah korban jiwa diperkirakan dapat menembus 30 ribu orang di berbagai wilayah di8 India, terutama di kawasan utara, tengah, dan timur yang saat ini mengalami suhu paling ekstrem.
Para peneliti meengatakan bahwa gelombang panas tidak lagi dapat dianggap sebagai fenomena cuaca musiman biasa. Perubahan iklim yang semakin nyata menjadikan suhu ekstrem sebagai ancaman serius bagi kesehatan masyarakat, khususnya kelompok rentan seperti lansia, anak-anak, pekerja luar ruangan, dan masyarakat berpenghasilan rendah.
Karena itu, para ahli mendorong pemerintah india untuk memperkuat sistem peringatan dini, meningkatkan kesiapsiagaan layanan kesehatan, serta menyusun kebijakan yang lebih terukur guna mengurangi risiko kematian akibat cuaca ekstrem.
Gelombang panas yang terus meningkat dalam beberapa tahun terakhir juga menjadi pengingat bahwa dampak perubahan iklim saat ini semakin nyata dan membutuhkan respons yang cepat, terkoordinasi, serta berkelanjutan dari seluruh pihak.[]








