Rehab Jembatan Gantung Pante Ceureumen Dimulai Juli 2026, Bupati Aceh Barat Maklumi Kesulitan Masyarakat
PORTALNUSA.com | BANDA ACEH – Bupati Aceh Barat, Tarmizi, SP., MM memastikan proses rehab jembatan gantung Pante Ceureumen di lintasan Canggai-Jambak, Kecamatan Pante Ceureumen bisa dimulai Juli 2026.
“Kami bisa memahami dan prihatin dengan penderitaan masyarakat akibat rusaknya jembatan gantung tersebut. Saya sudah melihat langsung kondisi di lapangan. Untuk pembangunan kembali butuh proses,” kata Tarmizi menjawab Portalnusa.com, Selasa, 9 Juni 2026.
Menurut Tarmizi, jembatan gantung Pante Ceureumen rusak akibat banjir bandang pada November 2025.
Jembatan yang berfungsi strategis itu rusak (bergulung) akibat terjangan banjir namun berdasarkan analisa teknis oleh dinas dan pihak terkait masih bisa dilakukan rehabilitasi atau tidak perlu bangun baru.
Diakui oleh Bupati Aceh Barat, akibat rusaknya jembatan tersebut menyebabkan kesulitan mobilisasi masyarakat antardesa termasuk anak sekolah.
“Meski ada jalur alternatif namun relatif jauh sehingga anak-anak sekolah atau masyaakat yang ingin cepat lebih memilihi mengarungi sungai,” kata Tarmizi.
Dikatakan Tarmizi, anggaran untuk rehabilitasi jembatan gantung Pante Ceureumen sudah dialokasikan sebesar Rp1 miliar melalui dana transfer ke daerah atau TKDD 2026.
“Karena prosesnya harus melalui mekanisme lelang maka butuh waktu, sehingga baru bisa dilaksanakan pada Juli 2026. Mohon doa dan dukungan semoga berjalan lancar dan aktivitas masyarakat kembali normal,” demikian Bupati Aceh Barat. []








