Bahlil Resmi Lantik Pengurus Golkar Aceh, Tekankan Soliditas dan Dukungan untuk Pemerintahan Mualem Dekfad

Ketua Umum DPP Partai Golkar sekaligus Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Republik Indonesia, Bahlil Lahadalia, secara resmi melantik pengurus DPD Partai Golkar Aceh periode 2025–2030 di Hermes Palace Hotel, Banda Aceh, Sabtu, 11 Juli 2026 (Foto: Abdul Hadi/ Portalnusa.com/ kolase by.portalnusa.com)

PORTALNUSA.com|BANDA ACEH – Bertempat di Hotel Hermes Palace, Banda Aceh, 11 Juli 2026, Bahlil Lahadalia Ketua DPP Partai Golkar yang juga Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), resmi melantik pengurus DPD Partai Golkar Aceh untuk periode 2025–2030.

Pelantikan ditandai dengan penyerahan pataka Partai Golkar dari Ketua Umum kepada Ketua DPD Partai Golkar Aceh, Salim Fakhry.

Dalam sambutannya, Bahlil mengulas sejarah berdirinya Partai Golkar. Menurutnya, Golkar lahir dari gagasan para pendiri bangsa, termasuk Presiden pertama Republik Indonesia, Soekarno, sebagai wadah mempersatukan seluruh elemen bangsa, guna memperjuangkan cita-cita politik dan mewujudkan kesejahteraan rakyat.

“Golkar bukan partai yang didirikan oleh sekelompok orang atau keluarga tertentu. Partai ini lahir dari rakyat dan untuk rakyat,” ujar Bahlil.

Pada kesempatan itu, Bahlil juga menyampaikan ucapan selamat kepada jajaran pengurus DPD Partai Golkar Aceh yang baru dilantik di bawah kepemimpinan Salim Fakhry. Ia menegaskan, terdapat dua agenda utama yang harus menjadi fokus seluruh kader Partai Golkar ke depan.

“Pertama, memperbanyak perolehan kursi Partai Golkar dalam setiap kontestasi politik. Kedua, mendukung pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka hingga akhir masa jabatan,” katanya.

Bahlil kembali mengingatkan seluruh pengurus DPD Partai Golkar Aceh agar mampu merangkul seluruh kader tanpa ada sekat maupun perpecahan. Menurutnya, soliditas internal menjadi modal utama untuk mewujudkan cita-cita bangsa sebagaimana tertuang dalam Proklamasi Kemerdekaan, yakni menghadirkan kesejahteraan bagi seluruh rakyat Indonesia.

Sementara itu, Ketua DPD Partai Golkar Aceh, Salim Fakhry, menyatakan komitmennya untuk menjalankan roda organisasi sesuai dengan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) Partai Golkar serta melaksanakan seluruh instruksi Dewan Pimpinan Pusat (DPP).

“Kami tetap patuh dan taat terhadap AD/ART Partai Golkar serta siap menjalankan seluruh kebijakan dan instruksi organisasi yang telah ditetapkan DPP,” ujar Salim.

Ia juga mengharapkan dukungan, arahan, dan kerja sama dari Ketua Umum DPP Partai Golkar serta seluruh masyarakat Aceh agar kepengurusan yang baru dapat menjalankan amanah dengan baik.

Pelantikan pengurus DPD Partai Golkar Aceh periode 2025–2030 turut dihadiri Sekretaris Jenderal DPP Partai Golkar, Bendahara Umum DPP Partai Golkar, sejumlah anggota DPR RI, Pemerintah Aceh yang diwakili Sekretaris Daerah Aceh, Ketua DPRA, serta para bupati dan wali kota dari berbagai daerah di Aceh.[]