Kak Na Salurkan Bufferstok Bencana dan Bantuan Produktif untuk Warga Simeulue
PORTALNUSA.com | SIMEULUE – Pemerintah Aceh memperkuat kesiapsiagaan bencana di Kabupaten Simeulue dengan menyalurkan bantuan bufferstok penanggulangan bencana senilai Rp2,2 miliar. Bantuan tersebut diharapkan bisa mempercepat respons penanganan saat terjadi bencana sekaligus mendukung perlindungan masyarakat di wilayah kepulauan yang memiliki tingkat kerawanan bencana.
Bantuan itu langsung diserahkan Ketua Tim Penggerak PKK Aceh, Marlina Muzakir, kepada Bupati Simeulue, Mohamad Nasrun Mikaris, di Pendopo Bupati Simeulue, Selasa, 4 Agustus 2026.
Dalam kesempatan yang sama, Marlina Muzakir yang akrab disapa Kak Na juga menyerahkan bantuan Usaha Ekonomi Produktif (UEP) berupa paket alat menjahit dan peralatan masak kepada masyarakat, serta alat bantu bagi penyandang disabilitas berupa kursi roda, tongkat ketiak dan tongkat empat kaki.
“Alhamdulillah, hari ini kami dapat menyerahkan bufferstok penanggulangan bencana kepada Pemerintah Kabupaten Simeulue. Harapannya bantuan ini dapat memperkuat kesiapsiagaan daerah sekaligus memberikan rasa aman bagi masyarakat,” ujar Kak Na.
Ia mengatakan, bantuan usaha produktif merupakan bagian dari upaya Pemerintah Aceh mendorong pertumbuhan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), sehingga mampu meningkatkan pendapatan keluarga dan memperkuat ekonomi masyarakat.
“Selain bufferstok bencana, kami juga menyerahkan bantuan alat menjahit dan peralatan memasak agar masyarakat memiliki peluang mengembangkan usaha. Untuk penyandang disabilitas, kami berharap bantuan alat bantu ini dapat mempermudah aktivitas dan meningkatkan kualitas hidup mereka,” ujarnya.
Kak Na bersama rombongan tiba di Simeulue sekitar pukul 14.30 WIB melalui Bandara Lasikin. Kedatangannya disambut Bupati Simeulue Mohamad Nasrun Mikaris, Ketua TP PKK Simeulue Lulu El Zahrah M. Nasrun, serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).
Sebelum penyerahan bantuan, rombongan mengikuti prosesi adat peusijuek di Pendopo Bupati Simeulue sebagai bentuk penghormatan terhadap tamu yang berkunjung ke daerah tersebut.
Penyaluran bufferstok, bantuan usaha produktif, dan alat bantu disabilitas tersebut merupakan bagian dari upaya Pemerintah Aceh memperkuat perlindungan sosial, meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi bencana, sekaligus mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat di wilayah kepulauan.[]








