Al Zahrah Awards 2026 Apresiasi Santri dan Guru Berprestasi, Beasiswa Diberikan untuk Juara Umum
PORTALNUSA.com | BIREUEN – Pesantren Modern Al Zahrah menggelar Al Zahrah Awards 2026 sebagai bentuk apresiasi kepada santri dan guru yang menorehkan prestasi sepanjang tahun ajaran, 2025/2026. Malam penganugerahan yang digelar di Aula Pesantren Modern Al Zahrah, Sabtu, 1 Agustus 2026, menjadi ajang penghargaan atas capaian akademik maupun nonakademik sekaligus memotivasi lahirnya prestasi baru di lingkungan pesantren.
Rangkaian acara diawali dengan penampilan Tari Ranup Lampuan oleh santri putri kelas II KMI, dilanjutkan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh Sulhan Ariska. Acara dipandu Intan Aliya Yuskar dan Nanda Rezeki di hadapan ratusan tamu undangan, wali santri, guru, serta seluruh santri.
Pimpinan Pesantren Modern Al Zahrah, Tgk. H. M. Fadhil Rahmi, Lc., M.Ag., mengatakan penghargaan tersebut bukan sekadar seremoni, melainkan bentuk penghormatan terhadap kerja keras santri dan guru yang telah mengharumkan nama pesantren.
“Pemberian Al Zahrah Awards merupakan bentuk apresiasi dan upaya merawat semangat juang para santri dalam belajar, serta bersaing baik di tingkat provinsi maupun nasional,” ujarnya.
Menurut Fadhil, prestasi yang diraih santri Al Zahrah tidak hanya terbatas pada bidang akademik, tetapi juga mencakup olahraga, seni, bahasa, literasi, sains, hingga kemampuan public speaking.
“Prestasi tidak boleh berhenti pada angka. Prestasi harus diingat, dirayakan, lalu dijadikan pijakan untuk melangkah lebih jauh. Karena itu, pesantren memberikan penghargaan kepada semua pihak yang telah membawa nama baik Al Zahrah,” katanya.
Hal senada disampaikan Asisten III Bidang Administrasi Umum Kabupaten Bireuen, Zamzami, S.Pd., M.M., yang hadir mewakili Pemerintah Kabupaten Bireuen.
Ia menilai budaya memberikan apresiasi penting untuk membangun motivasi sekaligus mendorong peningkatan kualitas pendidikan.
“Apresiasi merupakan bentuk penghormatan atas setiap pencapaian yang diraih. Kegiatan seperti ini menjadi bagian penting dalam membentuk karakter dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia,” ujarnya.
Pada malam penghargaan tersebut, panitia menyerahkan penghargaan kepada 44 santri peraih peringkat kelas, 12 santri berprestasi hafalan mufradat, delapan kelompok juara la’bu sighar, tujuh kelompok juara ketangkasan baris-berbaris, serta 19 santri yang meraih prestasi pada berbagai ajang di tingkat kabupaten, provinsi, hingga nasional.
Penghargaan juga diberikan kepada 11 guru yang dinilai berkontribusi besar dalam meningkatkan mutu pendidikan di lingkungan pesantren. Mereka ialah Jumiati, Zuhera, Fitri Gustika, Faizah, Nani Andriani, Juarnida, Rauzatul Jannah, Munawar, Raudhatul Jannah, Nuramalia Jafar, dan Ikhwan Ramadhana.
Selain penghargaan, pesantren turut memberikan beasiswa pembebasan iuran bulanan selama tiga bulan kepada dua santri dengan nilai akademik tertinggi pada semester II, yakni Muhammad Luthfi dengan rata-rata nilai 8,53 dan Aufaturrima dengan rata-rata 8,29.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas Pendidikan Dayah Kabupaten Bireuen Anwar, anggota DPRK Bireuen Sufyannur, Kepala Dinas Syariat Islam Kabupaten Bireuen Munawar, para orang tua santri, serta seluruh majelis guru.
Melalui Al Zahrah Awards, Pesantren Modern Al Zahrah berharap budaya berprestasi terus tumbuh di kalangan santri dan tenaga pendidik, sekaligus memperkuat kualitas pendidikan pesantren yang mampu melahirkan generasi berdaya saing di tingkat daerah maupun nasional. []








