Bukan Sekadar Membawa Baki, Ini Perjalanan Celine Menuju Istana Negara

Celine Olivia Apriani Theo, pembawa baki Bendera Merah Putih dalam upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Istana Negara, Senin, 17 Agustus 2026 (Foto : Instagram dan Tangkapan layar live pengibaran Bendera di Istana Negara/ Kolase by.portalnusa.com)

PORTALNUSA.com | JAKARTA – Perjalanan Celine Olivia Apriani Theo dari ruang seleksi di Pontianak hingga dipercaya membawa baki Bendera Merah Putih dalam upacara HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Istana Negara menjadi salah satu pengalaman penting dalam hidupnya.

Siswi SMK Negeri 5 Pontianak, Kalimantan Barat, itu menjalankan tugas sebagai pembawa baki pada upacara kenegaraan, Senin, 17 Agustus 2026. Sebelumnya, nama Celine telah masuk dalam daftar 76 calon Paskibraka tingkat pusat yang diumumkan BPIP pada Juni 2026. Ia menjadi wakil putri Kalimantan Barat bersama Mirza Rafi Navazani.

Celine mengaku tidak menyangka mendapat kepercayaan tersebut. Salah satu momen yang paling membekas baginya adalah ketika harus menaiki tangga untuk menerima bendera di hadapan Presiden Prabowo Subianto.

Tugas tersebut tidak datang begitu saja. Sebelum sampai pada upacara kenegaraan, Celine harus melewati rangkaian seleksi dan latihan yang menuntut kesiapan fisik, kedisiplinan, konsentrasi, serta ketahanan mental.

Perjalanannya dimulai dari seleksi Paskibraka tingkat Kota Pontianak pada Januari 2026. Setelah lolos di tingkat kota, ia melanjutkan proses seleksi di tingkat Provinsi Kalimantan Barat hingga akhirnya terpilih mewakili daerahnya di tingkat nasional.

Nama Celine kemudian diumumkan BPIP sebagai salah satu calon Paskibraka tingkat pusat 2026. Daftar tersebut mencatat Celine sebagai perwakilan putri Kalimantan Barat.

Bagi Celine, kepercayaan membawa baki Merah Putih menjadi puncak dari rangkaian latihan yang telah dijalaninya. Tugas tersebut sekaligus membawa nama keluarga, sekolah, dan Kalimantan Barat ke panggung upacara kenegaraan.

Celine juga menyampaikan pesan kepada generasi muda agar tidak ragu mengembangkan kemampuan dan mengejar kesempatan yang ada.

Ia mengajak anak-anak muda Indonesia untuk terus berkarya, percaya pada potensi diri, serta berani menjalani proses untuk mencapai tujuan.

Perjalanan Celine menunjukkan bahwa tugas dalam barisan Paskibraka bukan hanya tentang langkah yang seragam dan ketepatan gerakan. Di baliknya terdapat proses panjang berupa seleksi, latihan, disiplin, dan tanggung jawab sebelum seorang pelajar dipercaya membawa simbol negara dalam upacara kemerdekaan.

Bagi Kalimantan Barat, penampilan Celine di Istana Negara menjadi kebanggaan tersendiri. Bagi Celine, pengalaman tersebut menjadi bagian dari perjalanan yang akan dikenangnya jauh setelah upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI berakhir. []