UIN Ar-Raniry Jemput Dua Mahasiswa Usai Tuntaskan KKN Nusantara di Lebak

Dua mahasiswa UIN Ar-Raniry, Huril Ainil Jinan (Tiga kanan) dan Zaky Murtadha (Satu kiri), menyelesaikan pengabdian selama lebih dari satu bulan dalam KKN Nusantara VI, Kamis, 20 Agustus 2026. (Foto: Dok. Humas UIN Ar-Raniry Aceh/Kolase portalnusa.com)

PORTALNUSA.com | LEBAK – Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry Banda Aceh menjemput dua mahasiswa yang telah menyelesaikan program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Nusantara VI di Kecamatan Leuwidamar, Kabupaten Lebak, Banten.

Program pengabdian skala nasional itu resmi ditutup pada 20 Agustus 2026, setelah berlangsung lebih dari satu bulan sejak 15 Juli 2026.

Baca:Rektor UIN Ar-Raniry dan Istri Dipeusijuek, Awali Amanah Kepemimpinan 2026–2030

Dua orang mahasiswa UIN Ar-Raniry yang mengikuti program yakni Huril Ainil Jinan dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) dan Zaky Murtadha dari Fakultas Adab dan Humaniora (FAH). Keduanya terpilih melalui proses seleksi yang dilakukan Pusat Pengabdian kepada Masyarakat (PPM) UIN Ar-Raniry bersama fakultas.

KKN Nusantara VI mengusung tema “Merawat Ekologi, Menjaga Tradisi: Meneguhkan Iman, Melestarikan Alam.”

Kepala Pusat Pengabdian kepada Masyarakat UIN Ar-Raniry, Jarnawi, mengatakan peserta terlebih dahulu mempresentasikan hasil pengabdian sebelum acara penutupan.

Sejumlah inovasi yang ditampilkan antara lain pupuk organik, antinyamuk alami, briket jerami, pengelolaan sampah, penghijauan, perbaikan sarana pengajian masyarakat hingga pembuatan website promosi ekowisata Desa Baduy.

“Inovasi yang ditampilkan tersebut membuktikan potensi lokal dapat berkembang menjadi kekuatan untuk ekonomi baru, apabila didukung inovasi dan sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah, dan masyarakat,” ujar Jarnawi.

Menurutnya, pengalaman selama sekitar 40 hari di Leuwidamar diharapkan menjadi bekal mahasiswa untuk menjadi agen perubahan, khususnya dalam menjaga lingkungan dan tradisi di daerah masing-masing.

Sementara itu, Kepala Subdirektorat Penelitian, Penerbitan, dan Pengabdian kepada Masyarakat (Litapdimas) Diktis Kemenag RI, Nur Kafid, mengatakan KKN Nusantara tidak sekadar menjadi kegiatan rutin mahasiswa, namun juga merupakan bagian dari upaya mendorong pembangunan desa yang berkelanjutan.

Rangkaian penutupan juga diisi aksi pelestarian lingkungan berupa penyerahan tempat sampah dan bibit pohon matoa kepada perwakilan desa. Mahasiswa turut menyalurkan bantuan sosial kepada salah satu madrasah serta memamerkan produk hasil pendampingan masyarakat.

Setelah seluruh rangkaian kegiatan selesai, para mahasiswa bergerak menuju Kampus UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten sebelum kembali ke daerah dan perguruan tinggi masing-masing. []