Satu Nelayan Hilang Setelah Sampan Dihantam Ombak di Aceh Jaya

Plt Kepala Pelaksana BPBK Aceh Jaya Irma Hanum, bersama Tim gabungan dari kepolisian setempat sedang menggali informasi dari nelayan sekitar, Rabu 16 September 2026.(Foto: Dok. BPBK/ Kolase Portalnusa.com)

PORTALNUSA.com | ACEH JAYA – Dua nelayan mengalami kecelakaan laut setelah sampan yang mereka tumpangi dihantam ombak di perairan Laut Subang, Desa Keude Unga, Kecamatan Indra Jaya, Kabupaten Aceh Jaya, Rabu, 16 September 2026.

Dalam insiden tersebut, Didi Satria (42) berhasil menyelamatkan diri dan mencapai pesisir. Sementara rekannya, Suheri (64), hingga Rabu sore masih dalam pencarian tim gabungan.

Berdasarkan laporan Badan Penanggulangan Bencana Kabupaten (BPBK) Aceh Jaya, kedua nelayan tersebut berangkat dari Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Keude Unga sekitar pukul 09.00 WIB untuk memancing di perairan Laut Subang.

Sekitar pukul 13.00 WIB, kondisi angin mulai menguat. Keduanya kemudian memutuskan kembali menuju pesisir.

Namun, sekitar pukul 14.00 WIB, sampan yang mereka gunakan dihantam ombak. Benturan tersebut menyebabkan keduanya terhempas ke laut.

Didi berhasil mencapai pantai dan kemudian memberikan informasi terkait kejadian tersebut. Sementara Suheri belum diketahui keberadaannya

Nelayan dan masyarakat setempat langsung melakukan pencarian awal di sekitar lokasi kejadian. BPBK Aceh Jaya selanjutnya berkoordinasi dengan Basarnas Banda Aceh, TNI/Polri dan unsur terkait untuk memperluas operasi pencarian dan pertolongan

“Pencarian masih dilakukan dan terus dikoordinasikan dengan unsur terkait,” demikian keterangan BPBK Aceh Jaya

Operasi pencarian menghadapi tantangan berupa kondisi cuaca yang kurang bersahabat dan gelombang besar. Kondisi tersebut menjadi pertimbangan bagi tim dalam melakukan penyisiran di laut.

BPBK Aceh Jaya menyebut Didi Satria merupakan nelayan yang berdomisili di Desa Punga Blang Cut, Kecamatan Meuraxa, Kota Banda Aceh. Ia telah dinyatakan selamat.

Sementara Suheri, yang tercatat sebagai karyawan swasta dan berdomisili di Desa Pondok Jawa, Kecamatan Cipayung, Kota Depok, masih dalam pencarian

Plt Kepala Pelaksana BPBK Aceh Jaya, Irma Hanum, S.H., mengatakan data mengenai kejadian tersebut masih bersifat sementara dan dapat berubah mengikuti perkembangan operasi pencarian

Tim gabungan selanjutnya melakukan penyisiran di sekitar lokasi kejadian serta wilayah perairan yang diperkirakan menjadi titik terakhir Suheri terlihat.

Hingga berita ini diterbitkan, satu nelayan dinyatakan selamat dan satu lainnya masih hilang. Belum ada laporan mengenai korban meninggal dunia.

BPBK Aceh Jaya bersama Basarnas, TNI/Polri, nelayan dan masyarakat masih melakukan pencarian terhadap Suheri

Portalnusa.com akan memperbarui informasi berdasarkan perkembangan resmi dari tim pencarian di lapangan. []