Ketika Antrean Berakhir, Pekerja Jembatan Kuta Blang Ikut Lega
PORTALNUSA.com | BIREUEN – Keringat masih membasahi wajah puluhan pekerja ketika Jembatan Kuta Blang kembali dibuka, Minggu, 20 September 2026.
Di bawah terik matahari dan di tengah deru kendaraan, mereka tersenyum. Sebagian berfoto bersama di atas jembatan yang selama berbulan-bulan mereka kerjakan.
Bagi pengguna jalan, dibukanya jembatan berarti berakhirnya antrean panjang. Bagi para pekerja, momen itu menjadi penanda bahwa kerja keras mereka akhirnya terbayar.
Sejak banjir bandang pada 26 November 2025 merusak jembatan tersebut, antrean kendaraan menjadi pemandangan sehari-hari. Sistem buka-tutup pada jembatan darurat membuat pengguna jalan harus menunggu giliran melintas.
Para pekerja menyaksikan langsung keluhan itu dari lokasi proyek.
βKetika kami sedang bekerja, kami melihat langsung betapa sedih dan susahnya warga harus mengantri berjam-jam,β ujar seorang pekerja proyek.
Keluhan tersebut justru menjadi penyemangat. Pekerjaan dikebut dengan sistem shift. Siang berganti malam, alat berat terus bergerak, sementara para pekerja berpacu dengan waktu untuk menyelesaikan jembatan.
βKami tahu masyarakat menunggu jembatan ini selesai. Itu juga yang membuat kami terus semangat,β katanya.
Hingga akhirnya, hari yang ditunggu tiba.
Jembatan permanen resmi dioperasikan. Kendaraan kembali melintas tanpa sistem buka-tutup seperti sebelumnya.
βRasa gelisah dan gundah kami tuntas hari ini setelah peresmian,β ujarnya.
Namun pekerjaan di Kuta Blang belum sepenuhnya berakhir. Jembatan darurat yang selama ini digunakan akan kembali dibangun menjadi jembatan permanen kedua. Nantinya, dua jembatan di kawasan tersebut diharapkan dapat melayani arus kendaraan dari dua arah dan mencegah antrean panjang kembali terjadi.
Sebelum meninggalkan lokasi, para pekerja berkumpul untuk mengabadikan momen.
Di depan jembatan yang baru selesai, mereka berseru penuh semangat:
“Jembatan Kuta Blang, YESSS!β
Senyum itu menjadi penutup sederhana dari perjuangan panjang.
Mereka bukan hanya membangun sebuah jembatan. Mereka ikut menghapus satu keluhan yang selama berbulan-bulan dirasakan pengguna jalan.
Ketika antrean berakhir, mereka pun ikut lega. []











