Dukung Penegerian Al-Hilal Sigli, Pemkab Pidie Siapkan Hibah Rp3,4 Miliar dan Lahan 4,99 Hektare

Bupati Pidie, H. Sarjani Abdullah, SH, MH (dua kanan) bersama Wakil Bupati, Al-Zaizi Umar (kanan) menyerahkan surat dukungan penegerian PTI Al- Hilal Sigli kepada puhak Yayasan PTI Al-Hilal pada FGD di Oproom Setdakab setempat, Kamis petang, 15 Oktober 2026. (Foto: Humas Setdakab Pidie/Kolase: Portalnusa.com)

PORTALNUSA.com | PIDIE – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pidie menyiapkan hibah dana sebesar Rp3,4 miliar dan lahan seluas 4,99 hektare untuk mendukung proses penegerian Perguruan Tinggi Islam (PTI) Al-Hilal Sigli menjadi Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Al-Hilal Sigli.

Dukungan tersebut menjadi bagian dari langkah strategis pemerintah daerah untuk memperkuat akses pendidikan tinggi Islam sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Pidie, Aceh.

Komitmen itu disampaikan Bupati Pidie H. Sarjani Abdullah, didampingi Wakil Bupati Al-Zaizi Umar, saat membuka Focus Group Discussion (FGD) Finalisasi Proposal Alih Bentuk dan Alih Status Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) dan Sekolah Tinggi Ilmu Syariah (STIS) Al-Hilal Sigli menjadi IAIN Al-Hilal Sigli.

Kegiatan yang berlangsung di Oproom Kantor Bupati Pidie, Kamis, 15 Oktober 2026, tersebut turut dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), perwakilan perguruan tinggi, serta tokoh masyarakat.

Sarjani mengatakan, dukungan terhadap penegerian Al-Hilal didasarkan pada rekam jejak lembaga pendidikan tersebut dalam mengembangkan pendidikan Islam di Pidie. Al-Hilal Sigli telah berdiri sejak 27 November 1967 dan selama hampir enam dekade berkontribusi dalam penyelenggaraan pendidikan tinggi di bidang tarbiyah dan syariah.

Menurutnya, proses penegerian perlu didukung melalui langkah konkret dan sinergi berbagai pihak agar dapat memenuhi persyaratan yang ditetapkan pemerintah pusat.

“Pemerintah Kabupaten Pidie berkomitmen mendukung proses penegerian PTI Al-Hilal Sigli melalui sejumlah langkah strategis,” kata Sarjani kepada PortalNusa.com, Jumat, 16 Oktober 2026.

Ia menjelaskan, dukungan tersebut mencakup pembentukan tim fasilitasi penegerian yang melibatkan unsur pemerintah daerah, perguruan tinggi, dan masyarakat.

Pemkab Pidie juga mengalokasikan hibah sebesar Rp3,4 miliar melalui APBK Perubahan Tahun Anggaran 2026 kepada Yayasan PTI Al-Hilal Sigli. Dana tersebut ditujukan untuk membantu pemenuhan kebutuhan sarana dan prasarana kampus.

Selain dukungan anggaran, pemerintah daerah menyiapkan hibah tanah seluas 49.953 meter persegi atau sekitar 4,99 hektare di Gampong Lampedeue Baroh, Kecamatan Pidie. Lahan tersebut direncanakan untuk pengembangan kampus setelah persyaratan dan izin penegerian terpenuhi.

Sarjani berharap, FGD tersebut menghasilkan masukan konstruktif untuk menyempurnakan proposal penegerian sebelum diajukan kepada Kementerian Agama Republik Indonesia.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Tim Penegerian Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) Kementerian Agama RI, Kopertais Wilayah V Aceh, peserta FGD, serta masyarakat yang turut mendukung proses tersebut.

“Melalui sinergi seluruh pihak, penegerian ini diharapkan dapat memperluas akses pendidikan tinggi Islam dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Pidie,” ujarnya.

Penegerian Al-Hilal Sigli diharapkan menjadi langkah penting dalam memperkuat pengembangan pendidikan tinggi Islam di Pidie, sekaligus membuka peluang lebih luas bagi generasi muda daerah untuk mengakses pendidikan tinggi yang berkualitas. []