Langkah Nasir Nurdin Menuju Periode Kedua, Tim Kantongi 118 Dukungan

Bakal calon Ketua PWI Aceh periode 2026–2031, Nasir Nurdin (tengah, mengenakan topi hitam), bersama tim pemenangan dalam kegiatan silaturahmi dan konferensi pers di Banda Aceh, Sabtu, 17 Oktober 2026. (Foto: Imran/Kolase: PORTALNUSA.com)

PORTALNUSA.com | BANDA ACEH – Petahana Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Aceh, Nasir Nurdin, mengantongi 118 dukungan anggota untuk kembali maju dalam pemilihan Ketua PWI Aceh periode 2026–2031. Dukungan tersebut menjadi modal awal bagi Nasir untuk mengikuti Konferensi Provinsi (Konferprov) XIII PWI Aceh, meski seluruh berkas pencalonan tetap harus melalui proses verifikasi panitia.

Jumlah dukungan itu disampaikan Nasir dalam konferensi pers yang dirangkai dengan silaturahmi tim pemenangan di Warkop Rex Premium Kopi, Peunayong, Banda Aceh, Sabtu, 17 Oktober 2026.

Nasir Nurdin mengatakan, dukungan dihimpun sejak dirinya mengambil formulir pendaftaran bakal calon ketua di Sekretariat Panitia Konferprov XIII PWI Aceh pada 5 Oktober 2026.

“Sejak saya mengambil formulir tanggal 5 Oktober sampai dengan kemarin tanggal 16 Oktober, saya dan tim pemenangan telah mengumpulkan sekitar 120 dukungan,” kata Nasir.

Berdasarkan rekapitulasi tim pemenangan hingga Jumat, 16 Oktober 2026, jumlah dukungan yang tercatat sebanyak 118 anggota. Angka tersebut jauh melampaui persyaratan minimal pencalonan, yakni 10 persen dari 320 anggota pemegang Kartu Biasa yang tercantum dalam Daftar Pemilih Sementara (DPS), atau setara dengan 32 dukungan.

Nasir menyatakan siap mengikuti seluruh tahapan yang telah ditetapkan Steering Committee (SC).

“Saya siap melaksanakan tahapan-tahapan yang sudah ditetapkan oleh SC,” ujarnya.

Bagi Nasir Dukungan ini adalah sebagai Amanah

Nasir menyampaikan terima kasih kepada anggota PWI Aceh dari berbagai kabupaten dan kota, para simpatisan, serta pihak-pihak yang telah memberikan dukungan dan doa bagi pencalonannya.

Ia berharap dukungan ini menjadi ikhtiar bersama untuk memperkuat organisasi dan melanjutkan program kerja apabila kembali mendapat kepercayaan memimpin PWI Aceh untuk periode kedua.

“Saya menyampaikan terima kasih. Mudah-mudahan dukungan yang diberikan kawan-kawan, juga dukungan dari kawan-kawan kabupaten dan kota, ini menjadi ikhtiar kita bersama untuk kebaikan PWI Aceh ke depan, insya Allah,” kata Nasir.

Tim Siapkan Berkas untuk Verifikasi

Tim pemenangan Nasir dipimpin Jufrizal dari Kanalinspirasi.com sebagai ketua dan Abdul Hadi dari Aceh TV sebagai sekretaris. Tim tersebut juga diperkuat dua penasihat, yakni wartawan senior Muhammad Saleh dari Modus Aceh dan pendiri The Aceh Post, Muhammad Balia.

Dalam pertemuan itu, Nasir menyerahkan Surat Keputusan (SK) Tim Pemenangan kepada Jufrizal. Tim tersebut bertugas mengoordinasikan dukungan serta mengawal proses pencalonan hingga pelaksanaan Konferprov XIII PWI Aceh.

Jufrizal mengatakan, dukungan yang dihimpun berasal dari anggota PWI Aceh di sejumlah kabupaten dan kota. Bukti dukungan beserta dokumen persyaratan lainnya disiapkan untuk diserahkan kepada SC guna menjalani proses verifikasi.

“Atas nama Tim Pemenangan, kami menyampaikan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh anggota PWI Aceh yang telah memberikan dukungan kepada Nasir Nurdin,” ujarnya.

Menurut Jufrizal, dukungan tersebut merupakan amanah yang harus dijaga dengan penuh tanggung jawab, bukan sekadar angka untuk memenuhi persyaratan pencalonan.

Ia juga mengajak para pendukung menjaga soliditas, menghormati kandidat lain, serta mengikuti seluruh tahapan konferensi secara tertib dan profesional.

“Kontestasi ini bukan semata-mata tentang siapa yang menang, tetapi juga tentang bagaimana kita bersama-sama menjaga marwah, kekompakan, dan masa depan organisasi PWI Aceh,” katanya.

Nasir saat ini menjabat Ketua PWI Aceh periode 2021–2026. Ia juga dikenal sebagai pemimpin redaksi The Aceh Post dan PortalNusa.com.

Konferprov XIII PWI Aceh periode 2026–2031 akan menjadi forum bagi anggota untuk menentukan kepemimpinan organisasi wartawan tersebut selama lima tahun mendatang. Seluruh proses pencalonan dan pemilihan diharapkan berlangsung sesuai mekanisme organisasi, dengan mengedepankan prinsip demokratis, profesionalisme, dan penghormatan terhadap sesama insan pers. []