Sah! Ahmad Marzuki Terpilih Aklamasi Pimpin ISSI Pidie Periode 2026–2030
PORTALNUSA.com | PIDIE – AKP Ahmad Marzuki, S.H., resmi terpilih sebagai Ketua Ikatan Sport Sepeda Indonesia (ISSI) Kabupaten Pidie periode 2026–2030. Kapolsek Pidie tersebut mendapat kepercayaan penuh dari peserta Musyawarah Kabupaten (Mukab) II ISSI Pidie setelah terpilih secara aklamasi dalam forum yang berlangsung di Kantor Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pidie, Minggu malam, 18 Oktober 2026.
Ahmad Marzuki terpilih setelah memperoleh dukungan dari 30 peserta pemilik hak suara yang mewakili enam komunitas sepeda di Kabupaten Pidie. Hasil tersebut menandai dimulainya kepemimpinan baru ISSI Pidie dengan tantangan mempertahankan prestasi sekaligus memperkuat pembinaan atlet balap sepeda.
Enam komunitas yang terlibat dalam Mukab tersebut yakni MRBC Mutiara, GGS Sigli, RBA Pidie, W2TJ Tijue Sigli, WGKT Kembang Tanjong, dan KWETA Keumala.
Mukab II ISSI Pidie dibuka langsung oleh Ketua KONI Pidie, Muhammad, S.Pd.I., bersama Samsul Bahri dan Ketua Panitia Mukab, Heri Saputra, S.H.
Muhammad yang juga merupakan ketua demisioner ISSI Pidie, bersama Heri Saputra, menjelaskan bahwa forum tersebut menjadi momentum pergantian kepemimpinan sekaligus menentukan arah pembinaan olahraga balap sepeda di Kabupaten Pidie untuk lima tahun ke depan.
“Sebanyak 30 pemilih secara aklamasi menunjuk Ahmad Marzuki untuk memimpin pengurus ISSI Pidie periode 2026–2030,” kata Muhammad kepada Portalnusa.com, Senin, 19 Oktober 2026.
Pertahankan Tradisi Prestasi
Muhammad mengatakan, kepengurusan ISSI Pidie periode sebelumnya telah menorehkan sejumlah prestasi yang mengharumkan nama daerah, baik di tingkat Aceh maupun nasional.
Salah satu pencapaian penting adalah keberhasilan ISSI Pidie meraih juara umum pada Pekan Olahraga Aceh (PORA) XIV tahun 2022.
Selain itu, atlet Pidie juga mencatatkan prestasi di tingkat nasional melalui Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Indonesia Road National Championship 2026 yang berlangsung pada 18–21 Juni 2026 di Pangandaran, Jawa Barat. Dalam kejuaraan tersebut, Kiano Alfharizi mempersembahkan prestasi berupa posisi kedua dan kelima, sebagaimana disampaikan pihak ISSI Pidie.
Menurut Muhammad, capaian tersebut menjadi modal penting bagi kepengurusan baru untuk melanjutkan pembinaan dan menjaga konsistensi prestasi atlet.
Ia berharap kepengurusan di bawah kepemimpinan Ahmad Marzuki mampu memperkuat program latihan, meningkatkan kualitas atlet, serta membuka ruang bagi munculnya bibit-bibit baru dalam olahraga balap sepeda.
“Kami berharap para atlet ISSI Pidie dapat terus mempertahankan prestasi yang mengharumkan nama daerah,” ujarnya.
Ahmad Marzuki Tekankan Kebersamaan dan Regenerasi
Sementara itu, Ahmad Marzuki menyatakan amanah yang diberikan kepadanya membutuhkan dukungan dan kerja sama seluruh unsur dalam organisasi, mulai dari pengurus, komunitas sepeda, pelatih, hingga para atlet.
Ia menilai, kekompakan menjadi modal penting untuk meningkatkan kemampuan atlet sekaligus menjaga keberlanjutan prestasi ISSI Pidie di berbagai kejuaraan.
“Kepercayaan ini tentu membutuhkan kerja sama dan kekompakan untuk meningkatkan potensi para atlet sehingga dapat melahirkan atlet balap sepeda yang berjiwa juara,” kata Ahmad Marzuki.
Ia menambahkan, ISSI Pidie memiliki rekam jejak prestasi yang perlu dipertahankan melalui pembinaan berkelanjutan. Karena itu, selain menjaga capaian atlet yang sudah ada, kepengurusan baru juga perlu mempersiapkan regenerasi agar muncul atlet-atlet potensial yang mampu bersaing di tingkat provinsi maupun nasional.
Bagi Ahmad Marzuki, kepemimpinan periode 2026–2030 tidak hanya berkaitan dengan pengelolaan organisasi, tetapi juga bagaimana membangun kebersamaan dan memperkuat sistem pembinaan agar prestasi balap sepeda Pidie tetap terjaga.
Dengan kepemimpinan baru tersebut, ISSI Pidie diharapkan mampu melanjutkan tradisi prestasi sekaligus memperluas pembinaan atlet untuk menghadapi berbagai agenda kompetisi mendatang. []













