BSI Perkuat Ekosistem Wakaf Produktif, Dorong Potensi Rp180 Triliun Jadi Kekuatan Ekonomi Umat
PORTALNUSA.com | JAKARTA – PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk (BSI) memperkuat pengembangan wakaf produktif untuk mendorong kesejahteraan masyarakat dan memperkuat ekonomi umat. Langkah ini dilakukan di tengah besarnya potensi wakaf uang nasional yang diperkirakan mencapai Rp180 triliun per tahun.
Komitmen tersebut disampaikan BSI dalam The 2nd Global Conference on Waqf Development (GLOW) 2026 di Jakarta International Convention Center (JICC). Forum internasional itu mempertemukan regulator, nazhir, akademisi, dan pelaku industri keuangan syariah untuk memperkuat kolaborasi dalam pengelolaan wakaf yang produktif dan berkelanjutan.
Berdasarkan data Badan Wakaf Indonesia (BWI) yang dikutip dalam keterangan BSI, potensi wakaf uang di Indonesia mencapai Rp180 triliun per tahun. Namun, penghimpunan wakaf uang nasional pada 2025 tercatat sebesar Rp4,72 triliun, sedangkan target pada 2026 mencapai Rp4,79 triliun.
Perbandingan tersebut menunjukkan masih lebarnya ruang untuk meningkatkan penghimpunan wakaf uang. Penguatan literasi, perluasan akses masyarakat, inovasi instrumen keuangan syariah, serta tata kelola yang transparan menjadi sejumlah aspek penting untuk mengoptimalkan potensi tersebut.
Wakil Direktur Utama BSI, Bob Tyasika Ananta, mengatakan pengembangan wakaf produktif membutuhkan keterlibatan berbagai pihak agar dana sosial syariah dapat memberikan manfaat ekonomi yang lebih luas dan berkesinambungan.
“Wakaf adalah warisan kebaikan yang tidak pernah berhenti mengalir. Melalui kolaborasi, setiap wakaf dapat tumbuh produktif dan menghadirkan harapan bagi lebih banyak orang,” ujar Bob saat menjadi pembicara dalam sesi seminar internasional GLOW 2026.
Perluas Akses melalui Instrumen dan Layanan Digital
Sebagai Lembaga Keuangan Syariah Penerima Wakaf Uang (LKS-PWU), BSI berperan menghubungkan masyarakat dengan berbagai instrumen wakaf uang. Salah satunya melalui Cash Waqf Linked Deposit (CWLD), yang memungkinkan dana pokok wakaf dipertahankan sesuai skema pengelolaannya, sementara hasil pengembangannya dapat dimanfaatkan untuk program sosial.
Manfaat tersebut dapat diarahkan untuk mendukung sektor pendidikan, kesehatan, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat. Dengan pendekatan ini, wakaf diharapkan tidak hanya menjadi aktivitas filantropi, tetapi juga mampu memberikan manfaat secara berkelanjutan.
BSI juga menjadi mitra distribusi Cash Waqf Linked Sukuk (CWLS) Ritel seri SWR007. Instrumen tersebut memberikan alternatif bagi masyarakat untuk berpartisipasi dalam pengembangan wakaf melalui produk keuangan syariah.
Selain melalui instrumen keuangan, BSI mendorong kemudahan berwakaf melalui kanal digital BYOND by BSI. Pemanfaatan layanan digital diharapkan dapat memperluas jangkauan dan memudahkan masyarakat, termasuk generasi yang terbiasa menggunakan layanan keuangan berbasis teknologi, untuk berpartisipasi dalam wakaf.
Dorong Wakaf Menjadi Aset Produktif
BSI menilai optimalisasi wakaf membutuhkan ekosistem yang kuat. Selain akses dan inovasi produk, pengembangan tersebut memerlukan peningkatan literasi masyarakat, penguatan kapasitas nazhir atau pengelola wakaf, serta tata kelola yang amanah dan akuntabel.
Dalam konteks tersebut, GLOW 2026 diharapkan menjadi ruang kolaborasi bagi para pemangku kepentingan untuk memperluas pemanfaatan aset dan dana wakaf bagi pembangunan sosial dan ekonomi.
“Ketika kita bergerak bersama, wakaf dapat menjadi cahaya bagi kesejahteraan umat dan kekuatan bagi ketahanan ekonomi bangsa,” kata Bob.
Dengan jumlah penduduk Muslim yang besar dan perkembangan ekosistem ekonomi syariah, Indonesia memiliki peluang untuk memperkuat posisinya dalam pengembangan wakaf produktif di tingkat global.
BSI menyatakan akan terus memperluas akses terhadap instrumen wakaf serta memperkuat kerja sama dengan regulator, nazhir, dan pemangku kepentingan lainnya. Upaya tersebut diarahkan agar wakaf dapat memberikan manfaat sosial dan ekonomi yang berkelanjutan, sekaligus mendukung kesejahteraan masyarakat lintas generasi. []













