350 Ribu Aktivitas Serangan Siber Sasar Indonesia, Perbankan Jadi Target Utama
PORTALNUSA.com | JAKARTA – Ancaman keamanan siber terhadap Indonesia menjadi sorotan setelah dashboard pemantauan ancaman FortiGuard Labs mencatat sekitar 350.600 aktivitas serangan siber yang menyasar Indonesia pada Sabtu, 7 November 2026.
Sektor perbankan, keuangan, dan asuransi menjadi sasaran terbesar dengan sekitar 214 ribu aktivitas. Sementara sektor pemerintahan dan infrastruktur vital mencatat sekitar 79 ribu aktivitas.
Data tersebut menjadi perhatian publik setelah beredar luas di media sosial, di tengah kabar mengenai dugaan serangan siber berskala besar terhadap sistem perbankan di sejumlah negara, termasuk Malaysia dan Prancis.
Mengutip data dashboard FortiGuard Labs yang diberitakan sejumlah media pada 7–8 November 2026, sektor keuangan menjadi salah satu sasaran dominan aktivitas ancaman siber di Indonesia.
Pakar keamanan siber Alfons Tanujaya, sebagaimana dikutip dalam pemberitaan Tirto.id pada 8 November 2026, mengingatkan bahwa angka aktivitas serangan dalam satu hari tidak bisa langsung dijadikan ukuran tingkat keberhasilan serangan. Data tersebut perlu dibandingkan dengan tren dan rata-rata aktivitas dalam periode yang lebih panjang.
Besarnya aktivitas ancaman ini menjadi pengingat bahwa sistem perbankan dan layanan digital membutuhkan perlindungan berlapis. Terlebih, sektor keuangan menyimpan informasi sensitif, mulai dari identitas nasabah hingga data transaksi.
Masyarakat juga diimbau meningkatkan kewaspadaan dengan tidak membagikan kode OTP, menghindari tautan mencurigakan, menggunakan kata sandi yang kuat, serta mengaktifkan autentikasi dua faktor untuk melindungi akun keuangan.
Perlu ditegaskan, angka 350.600 tersebut merupakan aktivitas ancaman yang terdeteksi oleh sistem pemantauan, bukan berarti seluruhnya berhasil menembus sistem perbankan atau menyebabkan pencurian data nasabah.
Hingga berita ini disusun, belum terdapat konfirmasi resmi yang memastikan adanya kebocoran data nasabah perbankan Indonesia akibat aktivitas yang tercatat tersebut. []













