Di Pidie Jaya, Pengungsi Lhok Sandeng Krisis Sembako

Mursalin

PORTALNUSA.com I PIDIE JAYA – Sebanyak 60 jiwa dari 18 kepala keluarga pengungsi banjir bandang Gampong Lhok Sandeng, Kecamatan Meurah Dua, Pidie Jaya mengalami krisis sembako sejak dua pekan terakhir.

Lokasi pengungsian tersebut berjarak sekitar 14 km dari jalan negara Banda Aceh-Medan, sehingga termasuk salah satu kawasan pedalaman di Kabupaten Pidie Jaya.

Pascabanjir bandang pada 26 November 2025, sebanyak 17 rumah hilang diterjang bencana. Akibatnya, 60 jiwa harus mengungsi.

“Sejak dua pekan terakhir pengungsi krisis sembako sehingga menjalani kehidupan secara pas-pasan,” kata Keuchik Lhok Sandeng, Tgk Mursalin (46) kepada Portalnusa.com, Kamis, 1 Januari 2026.

Diakui Mursalin, pascabanjir bandang selama dua pekan 748 jiwa dari 54 KK sempat mengungsi ke gampong tetangga, yaitu Sarah Manee dengan bantuan sembako serta kebutuhan lainnya dari berbagai pihak.

Setelah mendapatkan tenda bantuan untuk 18 KK maka sejak tiga pekan lalu mengungsi ke hulu sungai Krueng Meureudu karena bagian oprit dan abutmen jembatan permanen telah digerus banjir.

“Faktor jarak menjadi salah satu penyebab sulitnya distribusi bantuan ke kampung kami,” kata Keuchik Mursalin.[]