DMI Pidie Studi Tiru ke Masjid Jogokariyan Yogyakarta

Pengurus DMI Pidie foto bersama di Masjid Jogokariyan, Yogyakarta, Selasa, 14 April 2026. (Dok DMI Pidie untuk Portalnusa.com)

PORTALNUSA.com I PIDIE – Untuk meningkatkan kemakmuran masjid, Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kabupaten Pidie melaksanakan studi tiru ke Masjid Jogokariyan serta sejumlah masjid di Pulau Jawa selama empat hari, 13-16 April 2026.

Ketua DMI Pidie, Yusmadi Kasem, didampingi Sekretaris-nya, Darwin menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk mempelajari langsung manajemen pengelolaan masjid yang dinilai berhasil dalam memakmurkan jamaah.

Rombongan turut melibatkan pengurus inti DMI serta pengurus Masjid Peudaya, Padang Tiji. Mereka akan mengkaji berbagai aspek, mulai dari pelaksanaan ibadah hingga program sosial keummatan yang dijalankan di Masjid Jogokariyan dan masjid lainnya.

“Studi ini penting untuk melihat secara langsung pola pengelolaan manajemen kemakmuran masjid dan jamaah, sehingga dapat diterapkan di masjid-masjid di Pidie,” ujar Darwin, Selasa, 14 April 2026.

Ia menjelaskan, selama ini antusiasme masyarakat dalam bersedekah, berinfak, hingga mewakafkan aset ke masjid cukup tinggi. Namun, pengelolaan dana tersebut dinilai belum sepenuhnya berdampak langsung pada kesejahteraan jamaah, sehingga berpotensi menurunkan partisipasi masyarakat dalam memakmurkan masjid.

Melalui studi tiru ini, DMI Pidie berharap dapat mengadopsi sistem pengelolaan keuangan masjid yang lebih akuntabel dan transparan guna meningkatkan kepercayaan umat.

Selain itu, DMI Pidie juga telah menjalin kerja sama dengan BPJS Ketenagakerjaan untuk memberikan perlindungan asuransi kepada para pengelola masjid, khususnya marbot.

“Dengan adanya jaminan ini, para marbot memiliki kepastian dalam menjalankan tugasnya melayani kegiatan ibadah dan sosial di masjid,” pungkas Darwin.[]

Berikan Pendapat