Selamat Datang KPK, Bersihkan Rasuah di Bumi Serambi Mekkah

Subki Muhammad Bintang

PORTALNUSA.com | BANDA ACEH – Informasi turunnya Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ke Aceh ditanggapi antusias oleh Ketua Umum Lembaga Peumulia Bangsa Atjeh (PBA), Tgk. Subki Muhammad Bintang.

“Selamat datang KPK. Bekerjalah demi hukum, bersihkan rasuah di Bumi Serambi Mekkah,” ujar Tgk. Subki Muhammad Bintang dalam pernyataan tertulisnya yang dikirim ke media ini, Rabu, 20 Mei 2026.

Dalam pernyataannya, ia meminta lembaga antirasuah bekerja tegak berlandaskan hukum untuk membersihkan daerah ini dari segala praktik kecurangan dan penyimpangan yang merugikan rakyat.

Lembaga PBA secara khusus meminta KPK untuk menelusuri dan mengaudit secara rinci serta menyeluruh pengelolaan Dana Hibah dan Dana Pokok Pikiran (Pokir) Anggota DPRA.

Kedua pos anggaran daerah ini menjadi sorotan utama karena dinilai memiliki celah pengawasan yang lemah, sering kali alokasinya tidak transparan, tidak tepat sasaran, dan diduga kuat banyak dimanfaatkan untuk kepentingan politik kelompok tertentu, bukan untuk kesejahteraan masyarakat luas.

“Dana hibah dan dana pokir DPRA harus dibedah habis. Rakyat berhak tahu ke mana saja uang negara mengalir. Kami menduga kuat ada banyak ketimpangan dan penyimpangan besar dalam pengelolaan kedua anggaran ini. Pola pengelolaan yang tidak jelas dan sarat kepentingan politik ini sangat berbahaya dan harus diputus sampai ke akar-akarnya,” tegas Subki.

Menurut pandangan masyarakat, nilai agama, dan budaya Aceh, korupsi serta penyalahgunaan wewenang bukan sekadar pelanggaran hukum negara, melainkan perbuatan kotor yang mencemari kehormatan tanah Serambi Mekkah.

PBA berharap KPK bekerja tanpa pandang bulu, berani menindak siapa pun yang bersalah, serta memastikan setiap rupiah anggaran digunakan sesuai peruntukannya.

Menurut Subki, kehadiran KPK dipandang sebagai harapan baru untuk mengembalikan kepercayaan publik, memperbaiki tata kelola pemerintahan, dan mewujudkan Aceh yang bersih, amanah, serta bermartabat.[]