NEWS

Madu Linot Jantho Punya Peluang Jadi Ikon Ekonomi Lokal

Ketua TP-PKK Aceh Besar Rita Mayasari Muharam mengunjungi lokasi budidaya madu Fajar Lestari Nursery di Gampong Jantho. (Foto: Humas Pemkab Aceh Besar/ Kolase by.portalnusa.com)

PORTALNUSA.com | KOTA JANTHO, ACEH BESAR – Tim Penggerak PKK Kabupaten Aceh Besar mendorong pengembangan budidaya lebah linot di Jantho sebagai usaha produktif masyarakat yang dapat membuka peluang ekonomi bagi keluarga.

Hal itu disampaikan Ketua TP-PKK Aceh Besar, Rita Mayasari Muharam, saat mengunjungi lokasi budidaya lebah Fajar Lestari Nursery di Gampong Jantho, Kecamatan Kota Jantho.

Dalam kunjungan itu, Rita bersama pengurus PKK melihat langsung proses pemeliharaan koloni lebah hingga produksi madu yang dikelola masyarakat, termasuk kelompok perempuan.

Rita juga memberikan motivasi kepada kelompok ibu-ibu yang mengikuti pelatihan menganyam tas untuk kemasan produk madu. Tak luput, Rita ikut memanen madu lebah trigona yang dipasarkan dengan merek SumaBee.

Ketua TP-PKK Aceh Besar Rita Mayasari Muharam melihat proses budidaya lebah linot dan pengolahan madu SumaBee di Jantho.

Menurutnya, budidaya lebah memiliki prospek ekonomi sekaligus manfaat bagi lingkungan. Selain menghasilkan madu, lebah juga membantu proses penyerbukan tanaman dan berpotensi dikembangkan sebagai bagian dari ekowisata.

Pengembangan produk madu dinilai sejalan dengan program pemberdayaan ekonomi keluarga yang menjadi salah satu perhatian TP-PKK Aceh Besar.

Rita menyatakan siap membantu mempromosikan madu SumaBee kepada jajaran pemerintahan Aceh Besar maupun pihak lainnya agar produk tersebut semakin dikenal.

TP-PKK Aceh Besar juga mengapresiasi masyarakat yang telah mengembangkan budidaya linot. Ke depan, sinergi antara PKK, Dekranas dan kelompok peternak diharapkan dapat diperkuat untuk meningkatkan kualitas produksi, kemasan dan pemasaran.

Dengan pengembangan tersebut, madu linot Jantho diharapkan tidak hanya menjadi sumber pendapatan masyarakat, tetapi juga dapat tumbuh sebagai produk khas daerah dan bungoeng jaroe atau cendera mata dari Jantho. []