RAPI Aceh Jaya Bentuk Empat Kepengurusan Lokal

Kolase foto kepengurusan RAPI Lokal di jajaran RAPI Wilayah Aceh Jaya yang terbentuk melalui Musyawarah Lokal (Muslok) secara berturut-turut pada 19 hingga 26 April 2026. (Dok RAPI Aceh Jaya)

PORTALNUSA.com | CALANG – Pengurus Radio Antar Penduduk Indonesia (RAPI) Wilayah 01.11 Kabupaten Aceh Jaya berhasil membentuk empat kepengurusan Lokal melalui Musyawarah Lokal (Muslok) yang berlangsung secara berturut-turut pada 19 hingga 26 April 2026.

Informasi yang diterima media ini menyebutkan, kepengurusan Lokal yang dibentuk melalui prosesi Muslok tersebut masing-masing:

  • Lokal Lamno (Kecamatan Jaya dan Indra Jaya) pada 19 April 2026 menetapkan Herman/JZ01DHL sebagai Ketua;
  • Lokal Calang (Kecamatan Krueng Sabee dan Panga) pada 20 April 2026 menetapkan Hasmansyah/JZ01DMS sebagai Ketua;
  • Lokal SDS (Kecamatan Setia Bakti, Darul Hikmah, dan Sampoiniet) pada 24 April 2026 menetapkan Teuku Arif Alfian/JZ01DCU sebagai Ketua;
  • Lokal Teunom Raya (Kecamatan Teunom dan Pasie Raya) pada 26 April 2026 menetapkan Adianto/JZ01QQGnsebagai Ketua.

Ketua Sementara RAPI Aceh Jaya, Juanda/JZ01DDS mengatakan, Muslok merupakan amanat dari Peraturan Organisasi (PO) RAPI serta tindak lanjut dari instruksi Pengurus Daerah RAPI Aceh.

“Selamat kepada seluruh ketua lokal terpilih. Muslok ini bukan sekadar agenda organisasi, tetapi merupakan bagian dari penguatan struktur dan peran RAPI di tengah masyarakat,” kata Juanda didampingi Wakil Ketua Sementara, Harmizal/JZ01QIL.

Sementara itu, Sekretaris Sementara RAPI Aceh Jaya, Mawardi/JZ01CXD menekankan pentingnya kelengkapan administrasi sebagai bagian dari legalitas organisasi.

Ia mengimbau seluruh pengurus lokal untuk segera menyiapkan dokumen-dokumen penting hasil Muslok seperti SK hasil Muslok, daftar hadir, berita acara, serta dokumentasi kegiatan.

“Ini penting sebagai legalitas yang akan disampaikan kepada Pengurus Daerah. Selain itu, perlu juga dilakukan penertiban administrasi anggota, baik anggota lama, baru, maupun calon anggota di wilayah Aceh Jaya,” kata Mawardi.[]

Berikan Pendapat