Kemenag Pidie Mulai Terapkan Kurikulum Robotik dan Koding di 120 Madrasah
PORTALNUSA.com | PIDIE — Kantor Kementerian Agama (Kankemenag) Pidie mulai menerapkan kurikulum Robotik dan Koding di 120 madrasah sebagai langkah menghadapi era pendidikan digital kedepannya.
Program tersebut menyasar jenjang Madrasah Ibtidaiyah (MI), Madrasah Tsanawiyah (MTs), hingga Madrasah Aliyah (MA).
Sebagai tahap awal, Kankemenag menggelar pelatihan bagi 61 kepala MI, 38 kepala MTs, dan 21 kepala MA di Aula Pusat Layanan Haji dan Umrah Terpadu (PLHUT), 6–7 Mei 2026.
Kasi Pendidikan Madrasah Kankemenag Pidie, Saifuddin, mengatakan program tersebut bertujuan memperkenalkan ruang lingkup pembelajaran robotik dan serta koding agar madrasah mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi.
“Keterampilan digital saat ini bukan lagi pilihan, tetapi kebutuhan. Madrasah harus siap menghadapi tantangan zaman,” ujarnya, Kamis, 7 Mei 2026.
Pelatihan menghadirkan narasumber tingkat provinsi dan nasional, di antaranya Chairul Amri dan Safri Ali.
Dalam kegiatan itu, Kankemenag juga menampilkan demo Robotik Mulieng MAN 1 Pidie oleh dua siswa, Habibi Az-Zarrar dan Teuku Zulfatan, yang sebelumnya mengikuti kompetisi robotik internasional di Taiping.
Menurut Saifuddin, penerapan kurikulum berbasis digital diharapkan akan mampu mendorong siswa untuk tidak hanya memahami teori, namun juga menciptakan teknologi dan inovasi masa depan. []




