Robin Fahendra Pane Kembali Pimpin Taekwondo Indonesia Aceh Jaya, Bidik Prestasi di PORA XVI

Robin Fahendra Pane (dua kiri), kembali terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum Taekwondo Indonesia (TI) Aceh Jaya dalam Muscab TI Ke-III, Selasa 28 Juli 2026.(Foto: Sams/ kolase by.portalnusa.com)

PORTALNUSA.com | ACEH JAYA – Robin Fahendra Pane kembali terpilih sebagai Ketua Umum Pengurus Cabang Taekwondo Indonesia (TI) Kabupaten Aceh Jaya setelah meraih dukungan penuh peserta Musyawarah Cabang (Muscab) III yang digelar di Aula KONI Aceh Jaya, Selasa, 28 Juli 2026.

Robin ditetapkan secara aklamasi untuk memimpin organisasi pada periode kepengurusan berikutnya, melanjutkan mandat sebelumnya juga dipercayakan kepadanya.

Baca: Pidie Bersinar di Pra PORA, Tim Taekwondo Borong 10 Medali dan Sabet Juara Umum II

Terpilihnya kembali Robin menjadi sinyal kuat keinginan pengurus untuk menjaga kesinambungan program pembinaan atlet di tengah persiapan Aceh Jaya menghadapi Pekan Olahraga Aceh (PORA) XVI, di mana kabupaten tersebut akan bertindak sebagai tuan rumah.

“Terima kasih atas kepercayaan dan amanah yang kembali diberikan kepada saya untuk memimpin Taekwondo Indonesia Aceh Jaya,” kata Robin usai Muscab.

Ia menegaskan bahwa fokus utama kepengurusan ke depan adalah memperkuat soliditas organisasi dan meningkatkan kualitas pembinaan atlet agar mampu bersaing pada tingkat yang lebih tinggi.

Menurutnya, stabilitas kepengurusan menjadi faktor penting dalam menciptakan sistem pembinaan yang berkelanjutan dan menghasilkan atlet berprestasi.

“Kita ingin melahirkan atlet-atlet terbaik yang mampu membawa nama Aceh Jaya berprestasi. Sebagai tuan rumah PORA XVI, tentu kita memiliki tanggung jawab besar untuk mempersiapkan kekuatan terbaik dan memberikan hasil maksimal,” ujarnya.

Sementara itu, Humas Taekwondo Indonesia Aceh Jaya, Samsuar, menilai hasil Muscab menjadi momen konsolidasi bagi seluruh pengurus untuk memperkuat arah pembangunan olahraga taekwondo di daerah tersebut.

Ia mengatakan organisasi yang solid dan profesional akan menjadi fondasi penting dalam mencetak atlet potensial sekaligus meningkatkan daya saing Taekwondo Aceh Jaya di tingkat provinsi maupun nasional.

“Hasil musyawarah ini menjadi komitmen bersama untuk membawa Taekwondo Aceh Jaya semakin maju dan mampu menjadi contoh bagi cabang taekwondo lainnya di Aceh,” kata Samsuar.

Muscab III Taekwondo Indonesia Aceh Jaya berlangsung di tengah meningkatnya harapan terhadap cabang olahraga tersebut untuk berkontribusi pada pencapaian prestasi daerah. Dengan kepemimpinan yang berlanjut dan target yang semakin tinggi menjelang PORA XVI, organisasi itu kini menghadapi tantangan untuk menerjemahkan konsolidasi internal menjadi prestasi nyata di arena pertandingan. []