NEWS

Panen Serentak, Harga Tampung Bawang Merah di Pidie Turun Tajam

Tiga petani lokal di Gampong Baroh Kemukiman Gampong Lhang, Kecamatan Pidie, Kabupaten Pidie memperlihatkan hasil panen bawang merah, Senin, 28 September 2026. (Foto Idris Ismail/Kolase: Portalnusa.com)

PORTALNUSA.com | PIDIE – Harga tampung bawang merah di Kabupaten Pidie, Aceh, mengalami penurunan dalam tiga pekan terakhir. Anjloknya harga terjadi seiring memasuki masa panen raya yang berlangsung hampir bersamaan di sejumlah wilayah sentra produksi.

Salah seorang agen penampung bawang merah di Kecamatan Pidie, Anwar Yusuf (45), mengatakan harga bawang merah dari petani sebelumnya masih berada di kisaran Rp26.000 hingga Rp27.500 per kilogram.

“Pada pekan terakhir Agustus hingga awal September, kami masih menampung bawang merah dari petani lokal dengan harga Rp26.000 sampai Rp27.500 per kilogram,” kata Anwar kepada PortalNusa.com, Senin, 28 September 2026.

Namun, memasuki puncak panen dalam beberapa pekan terakhir, pasokan bawang merah meningkat cukup signifikan. Kondisi tersebut membuat bawang merah membanjiri pusat-pusat pasar dan berdampak terhadap harga di tingkat agen.

Menurut Anwar, penurunan harga terjadi terutama karena panen berlangsung serentak di sejumlah kecamatan penghasil bawang merah, antara lain Pidie, Batee, Simpang Tiga, Kembang Tanjong, Glumpang Baro, dan Padang Tiji.

“Kini harganya terpaksa kami tampung di kisaran Rp17.000 hingga Rp18.000 per kilogram,” ujarnya.

Pasokan Capai 1-2 Ton

Anwar menyebutkan, bawang merah yang ditampung dari petani lokal rata-rata mencapai 1 hingga 2 ton. Komoditas tersebut kemudian dipasok ke sejumlah wilayah di Aceh dan Sumatera Utara.

“Biasanya kami pasok ke pasar di Aceh Besar dan Banda Aceh. Kemudian juga ke wilayah timur seperti Bireuen, Lhokseumawe, Aceh Utara, bahkan sampai ke Medan, Sumatera Utara,” katanya.

Dengan meningkatnya produksi saat panen raya, harga di tingkat petani masih berpotensi mengalami perubahan mengikuti kondisi pasokan dan permintaan pasar.

Anjloknya harga menjadi perhatian bagi petani bawang merah di Pidie karena terjadi ketika hasil panen sedang melimpah. []