Nekat Tebang Pohon di Lingkungan Sekolah, Kepala SMAN 1 Simpang Ulim di Demo Siswa

Aksi nekat Kepala Sekolah SMAN 1 Simpang Ulim Aceh Timur, Laina Fariyani, yang menebang pohon berusia 10-15 tahun di sekolah tersebut menuai aksi demo dari para siswa sekolah, Jumat, 24 Oktober 2026. (Foto: Tangakapan Layar ig @infoacehtimur_official/Kolase: portalnusa.com)

PORTALNUSA.com | LANGSA – Aksi nekat Kepala Sekolah SMAN 1 Simpang Ulim Aceh Timur, Laina Fariyani, yang melakukan tebang pohon yang sudah berusia sekitar 10-15 tahun dilingkungan sekolah menuai aksi protes dan demo dari para siswa sekolah tersebut. Tak hanya itu, buntut penebangan pohon yang belum diketahui secara jelas alasannya itu, juga memicu para siswa melakukan mogok belajar.

Berdasarkan informasi yang diperoleh Portalnusa.com, aksi demo tersebut disiarkan langsung melalui akun TikTok milik salah seorang siswa, @_razi_26. Dalam siaran itu, para siswa mengeluhkan lingkungan sekolah yang kini gersang akibibat hampir seluruh pohon di tebang dengan menggunakan alat berat.

Menurut para siswa pohon-pohon yang sudah tumbuh di sekolah mereka itu sudah berusia 10 hingga 15 tahun sehingga sangat disayangkan tindakan penebangan itu dilakukan. Apalagi,

terdapat pohon yang besar dan rindang menjadi penyaring udara alami, juga penurun suhu saat panas, dan membuat lingkungan sekolah jadi nyaman.

“Kepala sekolah engga mau jumpai kita, dia tebang aja pohon-pohon itu seenaknya,” ucap penyiar live tiktok di akun @_razi_26.

Di akun Razi tersebut juga diposting surat terbuka kekerasan terhadap lingkungan sekolah, dalam surat tersebut menjelaskan bahwa pepohonan ditebang oleh kepala sekolah yang baru yaitu Laina Fariyani.

“Kami memahami bahwa beliau memiliki wewenang sebagai pimpinan. Namun, sekolah ini adalah milik bersama. Seharusnya ada rasa saling menghargai dan asas musyawarah dalam setiap pengambilan kebijakan, terlebih yang menyangkut fasilitas dan lingkungan bersama,” tulis akun tersebut.

Sementara itu, Kepala Sekolah SMAN 1 Simpang Ulim Aceh Timur, Laina Fariyani, yang dikonfirmasi Portalnusa.com, Sabtu 24 Oktober 2026, tidak berhasil ditemui. Bahkan pesan permintaan keterangan juga belum mendapat jawaban dari yang bersangkutan.

Menurut sejumlah sumber, Kepsek Laina Fariyani memiliki sikap yang terkesan arogan dan sering bertindak diluar ekpektasi. Bahkan informasi miring terkait kehidupan pribadi sang Kepala Sekolah itu juga sering disebut-sebut pasca tindakan nekad penebangan pohon di sekolah. []