Muskot V PMI Sabang Jadi Momentum Perkuat Organisasi dan Pelayanan Kemanusiaan
PORTALNUSA.com | SABANG β Musyawarah Kota (Muskot) V Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Sabang Tahun 2026 menjadi momentum untuk memperkuat organisasi, mengevaluasi program kerja, serta meningkatkan kualitas pelayanan kemanusiaan bagi masyarakat.
Pemerintah Kota Sabang berharap musyawarah tersebut dapat melahirkan kepemimpinan yang amanah, solid, dan mampu merumuskan program kerja berkelanjutan untuk menjawab kebutuhan masyarakat.
Harapan itu disampaikan Pelaksana Tugas (Plt.) Sekretaris Daerah Kota Sabang, Rinaldi Syahputra, saat membuka Muskot V PMI Kota Sabang di Aula Dinas Komunikasi, Informatika, dan Persandian Kota Sabang, Sabtu, 31 Oktober 2026.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua PMI Kota Sabang yang juga Wakil Wali Kota Sabang, Suradji Junus; Ketua Bidang Penanggulangan Bencana PMI Aceh, Musni Haffas; sejumlah kepala perangkat daerah; para camat; pengurus PMI tingkat kota dan kecamatan; relawan; serta anggota Palang Merah Remaja (PMR).
Dalam sambutannya, Rinaldi mengapresiasi kontribusi dan pengabdian jajaran PMI Kota Sabang dalam berbagai kegiatan kemanusiaan, mulai dari pelayanan sosial, kesiapsiagaan bencana, donor darah, hingga pelayanan kesehatan bagi masyarakat.
Menurutnya, Muskot bukan sekadar agenda pergantian kepemimpinan, melainkan juga ruang evaluasi untuk menilai capaian organisasi sekaligus menyusun arah kebijakan dan program kerja pada periode berikutnya.
Karena itu, ia mengajak seluruh peserta mengedepankan kebersamaan, keterbukaan, dan musyawarah untuk mufakat dalam setiap proses pengambilan keputusan.
βPMI memiliki peran penting dalam pelayanan kemanusiaan. Kami berharap melalui musyawarah ini lahir kepemimpinan yang mampu menjaga soliditas organisasi, memperkuat kapasitas relawan, meningkatkan kesiapsiagaan bencana, serta mengoptimalkan pelayanan donor darah dan edukasi kepalangmerahan,β ujarnya.
Sementara itu, Ketua PMI Kota Sabang, Suradji Junus, mengatakan Muskot V menjadi kesempatan penting bagi seluruh jajaran organisasi untuk memperkuat kebersamaan, mengevaluasi capaian, dan merumuskan program kerja yang lebih baik untuk periode mendatang.
Ia menegaskan, soliditas organisasi dan komitmen seluruh jajaran menjadi modal penting agar PMI dapat terus menjalankan tugas kemanusiaan secara optimal.
βMelalui Muskot V ini, kami berharap dapat mengevaluasi perjalanan organisasi sekaligus merumuskan program kerja yang lebih baik untuk periode mendatang. Yang terpenting, seluruh jajaran PMI tetap solid dan memiliki komitmen yang kuat dalam menjalankan tugas-tugas kemanusiaan serta memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat,β kata Suradji.
Melalui musyawarah tersebut, PMI Kota Sabang diharapkan semakin responsif dalam menghadapi berbagai kebutuhan kemanusiaan, termasuk penanganan bencana dan pemenuhan kebutuhan darah.
Penguatan kapasitas relawan serta sinergi dengan pemerintah daerah dan berbagai pemangku kepentingan juga menjadi bagian penting untuk memastikan pelayanan kemanusiaan berjalan lebih efektif, berkelanjutan, dan menjangkau masyarakat yang membutuhkan.
Dengan demikian, Muskot V PMI Kota Sabang diharapkan tidak hanya menghasilkan kepemimpinan baru, tetapi juga memperkuat komitmen organisasi dalam menjalankan misi kemanusiaan di Kota Sabang. []













