Hampir 3.000 Personel TNI/Polri Amankan Malam Pergantian Tahun di Aceh
PORTALNUSA.com | BANDA ACEH – Suasana malam pergantian tahun 2023-2024 di Aceh—termasuk di ibu kota provinsi, Banda Aceh—dilaporkan sangat kondusif di bawah pengamanan hampir 3.000 personel TNI dan Polri, dengan rincian 450 personel diterjunkan oleh Kodam IM dan 2.531 personel Polda Aceh.
Penjabat Gubernur Aceh, Achmad Marzuki mengatakan, sinergi lintas sektor dan kebersamaan yang dibangun oleh seluruh aparatur di Aceh ikut menjamin terwujudnya situasi kemananan dan ketertiban masyarakat yang sangat kondusif, aman dan terkendali pada detik detik pergantian tahun, di seluruh wilayah Aceh, Minggu-Senin, 31 Desember 2023-1 Januari 2024.
Informasi itu disampaikan Achmad Marzuki saat menghadiri Monitoring Malam Pergantian Tahun 2023-2024 di Posko Induk Pengamanan Malam Tahun Baru 2024, Kawasan Simpang Lima, Minggu jelang tengah malam, 31 Desember 2023.
Pangdam Iskandar Muda Mayjen TNI Novi Helmy Prasetya menjelaskan, untuk mendukung pengamanan malam tahun baru, pihaknya menerjunkan 450 personel, yang tersebar di seluruh kabupaten/ kota di Aceh.
“Selain 450 personel yang kita terjunkan untuk mendukung pengamanan malam tahun baru 2024, kami juga mempersiapkan banpur 1.886 personel yang tersebar di seluruh Aceh,” ujar Pangdam.
Sedangkan terkait bantuan kepada masyarakat terdampak banjir di sejumlah titik di Aceh, Pangdam menjelaskan, Kodam IM telah terlibat bersama pemda dan telah memerintahkan personel untuk mendirikan dapur umum dan memberikan bantuan lainnya untuk warga terdampak banjir.
Sementara itu, Kapolda Aceh Irjen Pol Achmad Kartiko menjelaskan, secara umum situasi Aceh pada malam pergantian tahun aman dan kondusif. Sebagai upaya antisipasi, sama seperti tahun-tahun sebelumnya, Polda Aceh menggelar Operasi Lilin Selawah.
“Pada Operasi Lilin Seulawah 2023 ini, untuk pengamanan Natal dan Malam Tahun Baru 2024, kami menerjunkan sebanyak 2.531 personel. kita sudah melakukan pengamanan kegiatan masyarakat yang sifatnya insidentil, seperti di kawasan Simpang Lima ini, di kawasan Masjid Raya Baiturrahman dan Lapangan Blang Padang,” ujar Kalolda.
Kapolda menambahkan, ada 25 Pos Pengamanan, 23 Pos Pelayanan dan 1 Pos Terpadu. Total ada 49 pos yang dibentuk Polda Aceh dengan dukungan dari TNI, Dinas Perhubungan, Jasa Raharja dan lainnya. Itu semua kita bentuk dan tersebar di seluruh lokasi kegiatan masyarakat,” imbuh Kapolda.
Di Posko Induk di Jakarta, pertemuan dipimpin langsung oleh Menteri Perhubungan RI, Budi Karya Sumadi, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto serta sejumlah pejabat lainnya.
Sementara di Aceh, selain jajaran Forkopimda Aceh, kegiatan yang digelar secara daring via konferensi video ini, juga dihadiri oleh Forkopimda Kota Banda Aceh. []




