Bupati Pidie: Kader Posyandu Ujung Tombak Pembangunan Gampong
PORTALNUSA.com | PIDIE –Bupati Pidie, H. Sarjani Abdullah, SH, MH, menegaskan sekitar 5.000 kader Posyandu yang tersebar di 730 gampong dalam 23 kecamatan merupakan ujung tombak pembangunan di tingkat desa.
Pernyataan itu disampaikan Sarjani saat Rapat Koordinasi (Rakor) Implementasi Posyandu 6 Standar Pelayanan Minimal (SPM) di Pidie Convention Center (PCC), Gampong Lampeudeu Baroh, Kecamatan Pidie, Selasa, 21 Juli 2026. Kegiatan itu turut dihadiri Ketua Pembina Posyandu Aceh, Marlina Usman atau yang akrab di sapa Kak Na.
Baca Juga: Kabupaten Pertama Gelar Rakor, Kak Na Apresiasi Pembina Posyandu Pidie
Menurut Sarjani, keberhasilan implementasi Posyandu 6 SPM bukan hanya menjadi tanggung jawab sektor kesehatan, namun membutuhkan dukungan seluruh organisasi perangkat daerah yang membidangi pendidikan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, ketenteraman dan ketertiban umum, serta sosial.
“Transformasi Posyandu hanya akan berhasil jika seluruh sektor bergerak bersama. Kolaborasi menjadi kunci untuk meningkatkan kualitas pelayanan dasar yang menjangkau seluruh lapisan masyarakat. Saya tegaskan, kader Posyandu merupakan ujung tombak pembangunan di tingkat gampong,” ujar Sarjani kepada Portalnusa.com, Rabu, 22 Juli 2026.
Ia menambahkan, Pemerintah Kabupaten Pidie akan terus mendukung para kader Posyandu, pemerintah gampong, dan seluruh pemangku kepentingan agar pelayanan dasar semakin optimal serta mampu melahirkan generasi yang sehat, unggul, dan berdaya saing.
Sarjani juga menilai marwah suatu daerah ditentukan oleh perilaku masyarakat. Karena itu, peran kader Posyandu, khususnya kaum perempuan, dinilai penting dalam menanamkan nilai-nilai kebaikan sebagai fondasi membangun masyarakat yang berakhlak, maju, dan sejahtera.[]








