Dayah IRJ Pidie Jaya Ludes Terbakar, Pemkab Salurkan Bantuan Masa Panik

Bupati Pijay, H. Sibral Malasyi MA, S.Sos, ME (tengah) menyalurkan bantuan masa panik kepada pimpinan dayah IRJ Gampong Blang Kuta, Kecamatan Bandar Dua, Selasa, 4 Agustus 2026. (Foto Humas Setdakab Pijay untuk Portalnusa.com/ Kolase by.portalnusa.com)

PORTALNUSA.com | PIDIE JAYA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pidie Jaya bergerak cepat menyalurkan bantuan masa panik kepada korban kebakaran yang menghanguskan Komplek Dayah Istiqamatuddin Raudhatul Jannah (IRJ) di Gampong Blang Kuta, Kecamatan Bandar Dua, Selasa, 4 Agustus 2026.

Bantuan itu disalurkan hanya beberapa jam setelah kebakaran terjadi sekitar pukul 12.13 WIB. Pemkab Pidie Jaya melibatkan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Sosial, Palang Merah Indonesia (PMI), serta unsur Kecamatan Bandar Dua untuk memastikan kebutuhan dasar para korban segera terpenuhi.

Baca: Bupati Pijay Warning Keuchik Baru, Layani Masyarakat Maksimal

Bupati Pidie Jaya H. Sibral Malasyi mengatakan bantuan masa panik adalah langkah awal pemkab untuk meringankan beban para santri dan pengurus dayah sekaligus mempercepat proses pemulihan pasca kejadian kebakaran.

“Bantuan masa panik ini merupakan langkah awal guna membantu kebutuhan dasar para korban yang sedang belajar dan mengajar di dayah, Bupati berharap secepatnya bisa pulih kembali”.

Kebakaran Dayah telah menghanguskan dua balai pengajian, satu unit rumah, satu unit genset, tiga sepeda motor, serta ratusan kitab pengajian. Tidak ada laporan korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun kerugian material diperkirakan cukup besar.

Menurut Sibral, kehadiran pemerintah tidak berhenti pada penyaluran bantuan darurat. Pemkab akan terus melakukan pendampingan hingga proses pemulihan selesai sehingga aktivitas pendidikan di dayah dapat kembali berlangsung normal.

Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat, lembaga kemanusiaan, dunia usaha, dan para dermawan untuk bergotong royong membantu pemulihan Dayah IRJ.

“Musibah ini menjadi tanggung jawab kita bersama. Dengan sinergi seluruh pihak, kami berharap para santri dan pengurus dayah dapat segera bangkit dan kembali menjalankan aktivitas pendidikan seperti sediakala,” ujarnya.

Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya memastikan akan terus memantau perkembangan kondisi di lokasi serta menyiapkan langkah lanjutan sesuai kebutuhan para korban. []