Kemenag-BWI Pidie Dorong Wakaf Produktif Lewat Budidaya Sarang Walet

Kepala Kankemenag Pidie, Samhudi, SSI (tengah) memberikan pengaharahan dihadapan nazir wakaf Masjid Jami' Peudaya, Kecamatan Padang Tiji saat peresmian Ruko sarang walet tanah wakaf produktif, Rabu, 26 Agustus 2026. (Foto Humas Masjid Jami' Peudaya, Padang Tiji untuk Portalnusa.com)

PORTALNUSA.com | PIDIE – Kantor Kementerian Agama (Kankemenag) bersama Badan Wakaf Indonesia (BWI) Kabupaten Pidie mendorong pengelolaan tanah wakaf secara produktif melalui budidaya sarang burung walet di Kemukiman Peudaya, Kecamatan Padang Tiji, Rabu, 26 Agustus 2026.

Program tersebut memanfaatkan empat pintu ruko di atas tanah wakaf milik Nazir Masjid Jami’ Peudaya sebagai proyek percontohan.

Kepala Kankemenag Pidie, Samhudi, mengatakan pengelolaan wakaf produktif diharapkan dapat menghindarkan aset wakaf menjadi lahan tidur sekaligus meningkatkan manfaat ekonomi bagi masyarakat.

Sementara itu, Sekretaris Nazir Masjid Jami’ Peudaya, Dr. Darwin, menyebut masjid tersebut memiliki 164 persil tanah sawah, 32 persil kebun dan tujuh muka ruko.

Untuk budidaya walet, pembangunan dilakukan di atas lahan wakaf seluas 2.548 meter persegi dengan konstruksi tiga lantai dan investasi sekitar Rp300 juta.

Ketua BWI Pidie, Abdullah AR, menilai langkah tersebut menjadi inovasi dalam mengoptimalkan aset wakaf dan berharap dapat menjadi contoh bagi nazir wakaf lainnya di Kabupaten Pidie. []